0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : Peningkatan Qurban Indikator Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Ringkasan: ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supoardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa peningkatan orang berqurban sebanyak 30 persen di tengah-tengah krisis harga sawit, menunjukkan peningkatan ekonomi masyarakat Rokan Hulu secara umum, sebab jika ekonomi masyarakat merosot, maka otomatis orang...
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supoardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa peningkatan orang berqurban sebanyak 30 persen di tengah-tengah krisis harga sawit, menunjukkan peningkatan ekonomi masyarakat Rokan Hulu secara umum, sebab jika ekonomi masyarakat merosot, maka otomatis orang berqurban akan menun. Dikatakannya, jumlah masyarakat yang berkurban tahun ini meningkat hingga 30 persen, dibandingkan tahun 2011 lalu. Dalam konteks ini ada dua hal yang bias kita tarik kesimpulan. Pertama, menunjukkan ekonomi masyarakat meningkat. Kedua, tingkat keimanan dan ketaqwaan masyarakat juga meningkat khususnya dalam melaksanakan perintah agama. Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, usai mengikuti sholat Iedul Adha di Masjid Agung Madani Islamic centre Pasir Pengaraian. IKut sholat Ied adalah Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, Wabup Ir H Hafith Syukri MM, Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu Erizal ST, Ketua LAMR Rokan Hulu Tengku Rafli, Ketua MUI Rohul s H Hasbi Abduh MA, Sekda Ir Damri, Kapolres Rohul Yudi Kurniawan, Kepala Badan/Dinas/Kantor/Satker di lingkungan Pemkab Rohul, dan ribuan umat Islam Pasir Pengaeayan dan sekitarnya. Kakan Kemenag Rohul yang juga Ketua I Badan Pengelola Masjid Agung Madani Islamic Center Pasir Pengarayan mengatakan, tahun ini jumlah hewan yang dikurbankan di masjid Agung mencapai 90 ekor, 86 ekor kerbau dan 4 ekor kambing. Jumlah hewan yang dikurbankan meningkat dibanding tahun 2011 lalu, yang hanya 53 ekor. Disampaikan Kakan Kemenag, seluruh hewan kurban yang disembelih panitia di masjid Agung Madani akan dibagikan kepada masyarakat, termasuk desa-desa. Untuk desa, nantinya hewan kurban diserahkan langsung dan dipotong oleh panitia di desa. (Ash).