0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : Ponpes Lumbung Qori dan Qoriah

Ringkasan: Pasir Pengarayan (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengakui masih sedikitnya lumbung dalam mencetak bibit baru pembaca Alquran, menyebabkan prestasi Qori-Qoriah asal Rokan Hulu (Rohul) masih di bawah kabupaten/kota lain di Provinsi Riau...
Pasir Pengarayan (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengakui masih sedikitnya lumbung dalam mencetak bibit baru pembaca Alquran, menyebabkan prestasi Qori-Qoriah asal Rokan Hulu (Rohul) masih di bawah kabupaten/kota lain di Provinsi Riau. Lumbung-limbung tersebut adalah Pondok Pesantren, namun mengingat Pondok Pesantren kita masih belum banyak, maka Qori dan qoriah kitapun masih sangat kurang, baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya. Lumbung-lumbung bibit Qori dan Qoriah kita masih kurang. Pondok pesantren (Ponpes) kita baru 16 unit sampai sekarang. Sementara kabupaten lain jumlah pesantren sudah mencapai ratusan unit, jelasnya kepada Dinamis di Pasirpangaraian, Rabu (26/10/11). Walau begitu, Ahmad Supardi berharap seluruh Ponpes yang ada saat ini mampu mengoptimalkan dalam mencetak bibit baru qori dan qoriah handal, sehingga setiap helatan MTQ, baik itu tingkat kabupaten, provinsi, Nasional bahkan Internasional, Kabupaten Rokan Hulu selalu mencapai prestasi yang membanggakan. Walau jumlah pondok pesantren masih sedikiti, itu harus kita optimalkan dalam melahirkan qori dan qoriah handal, sehingga Rokan Hulu selalu dikenal khalayak luas dalam bidang keagamaan, apalagi negeri kita berjuluk negeri seribu suluk, tandasnya. Lebih lanjut dikatakannya, karena Pondok Pesantren kita tidak banyak, maka diharapkan partisipasi masyarakat dalam melahirkan Qori dan Qoriah, baik melalui pengaajian di Masjid, Rumah Suluk, Rumag pribadi dan lain sebagainya. Dikatakan Ahmad Supardi, upaya menciptakan bibit-bibit handal, masyarakat diminta lebih cinta kepada Alquran. Kantor Kemenag dan Pemkab Rokan Hulu akan optimalkan program 5 kegiatan membaca Alquran kepada masyarakat luas, termasuk membiasakan mengaji usai Shalat Maghrib hingga waktu Isya dan mari kita jadikan motto dalam hidup : Tiada hari tanpa membaca Al-Quran. (Ash)