Kakan Kemenag Rohul Resmikan Pendirian MAS PP Raudhatussalam Mahato
Ringkasan:
Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Selasa (12/7) di Mahato meresmikan pendirian Madrasah aliyah Swasta (MAS) Pondok Pesantren Raudhatussalam Mahato Kecamatan Tambusai Utara.
Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Selasa (12/7) di Mahato meresmikan pendirian Madrasah aliyah Swasta (MAS) Pondok Pesantren Raudhatussalam Mahato Kecamatan Tambusai Utara. MAS ini berada di bawah naungan yayasan al fajar, dan sebelumnya telah mengelola MTsS dan SDIT pondok pesantren Raudhatussalam.
Ahmad Supardi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada pihak yayasan yang telah berpartisipasi dalam pengembangan akses pendidikan bagi masyarakat. Kebutuhan akan akses pendidikan yang bermutu dan berkualitas menjadi harapan masyarakat, bukan hanya di daerah perkotaan, tetapi juga di daerah perdesaan. Hal inilah yang mendorong masyarakat untuk selalu ikut berpartisipasi aktif dalam pengelolaan pendidikan, termasuk pendirian madrasah.
"Keberadaan pendidikan madrasah ini cukup strategis sebab berdekatan dengan Rokan hilir dan sumatera utara, sehingga para santri dan santriwatinya bukan hanya dari Rokan hulu, tetapi juga dari Rokan hilir, sumatera utara dan bahkan ada yang dari Jambi. Selain itu, keunggulan lain dari madrasah ini adalah manajemen pengelolaan dan guru gurunya di datangkan dari pondok pesantren modern gontor," ungkapnya.
Ia menambahkan, Pendidikan Pondok Pesantren adalah model pendidikan tertua di Indonesia, sebelum ada pendidikan formal sekarang ini, jauh sebelumnya telah ada pendidikan pondok pesantren. Pendidikan pondok pesantren sebenarnya pendidikan bertaraf internasional, sebab pesantren menerapkan sistem boarding school, penggunaan multi bahasa arab dan inggris, dan mempunyai kurikulum dan kompetensi sendiri sama seperti sekolah bertaraf internasional.
"Saya berharap agar madrasah ini dapat dikelola dengan sebaik baiknya, sehingga masyarakat dapat menikmati pendidikan yang berkwalitas," harap Ahmad Supardi.
Selanjutnya, Ustaz Magfur abdul halim, yang ditugaskan secara khusus dari gontor untuk mengelola pesantren ini, mengharapkan agar masyarakat dapat menyekolahkan anaknya di pesantren ini, sebab pesantren adalah dari masyarakat untuk masyarakat. Sedangkan pimpinan yayasan, Ritonga berharap agar Kantor Kementerian Agama dapat memperhatikan pesantren tersebut, sehingga dapat meningkatkan kualitasnya. (ash)