0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul Serahkan Wakaf Alqur’an Magrib Mengaji

Ringkasan: Pasir Pengarayah (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Rokan Hulu Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyerahkan bantuan Alquran yang bersumber dari wakaf Alquran calon pengantin se Rokan Hulu yang telah dimulai sejak awal Februari 2012. Wakaf Alquran tersebut dikumpulkan oleh para Kepala KUA da...
Pasir Pengarayah (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Rokan Hulu Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyerahkan bantuan Alquran yang bersumber dari wakaf Alquran calon pengantin se Rokan Hulu yang telah dimulai sejak awal Februari 2012. Wakaf Alquran tersebut dikumpulkan oleh para Kepala KUA dari setiap pasangan calon pengantin. Penyerahan wakaf Alquran ini bersempena dengan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Saw oleh Kakan Kemenag Rohul bersama masyarakat Ngarai Kota tinggi Pasir Pengarayan, Senin (20/2) bertempat di masjid AlMunawwarah Ngarai. Hadir dalam acara tersebut Kades, imam masjid, pengurus masjid, alim ulama, tokoh agama, tokoh adat, cerdik pandai dan masyarakat muslim lainnya. Ka kan Kemenag dalam, tausiyahnya menyatakan bahwa salah satu hikmah dari peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw adalah mendekatkan diri kepada ajaran ajaran pokok Islam, dalam hal ini adalah Alquran. Alquran adalah kitab suci kalamullah yang harus dibaca, dimengerti, dihayati, diamalkan dan bahkan diajarkan kepada seluruh umat manusia dalam hidup dan kehidupan sehari hari. Namun sungguh disayangkan hari ini, di bumi Allah yang digelar negeri seribu suluk ini, banyak di antara umat Islam yang tidak lagi menjadikan Alquran sebagai pedoman hidupnya dan bahkan banyak di antara umat Islam yang tidak pandai baca Alquran. Untuk itulah sekarang kita programkan Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji dan juga Gerakan Wakaf Alquran. Hal ini dimaksudkan supaya umat Islam akrab kembali dengan Alquran, ujarnya. Menurut Ahmad Supardi Hasibuan, Gerakan Magrib Mengaji ini dilakukan dengan menghidupkan kembali pengajian pengajian tradisional anak anak di rumah rumah guru mengaji, di masjid/langgar/Mushalla/Surau suluk, dan di seluruh rumah umat Islam tanpa kecuali. Magrib Mengaji ini diisi dengan delapan kegiatan pokok yaitu : Mematikan televisi: sholat magrib berjamaah: mengaji bersama: anak anak kerjakan PR: mengulang pelajaran sekolah: sholat isya berjamaah: makan malam bersama: dan acara bebas, tegasnya. (Ash).