Kakan Kemenag Rohul Siapkan 500 Porsi Untuk Takjil dan Sahur
Ringkasan:
ROKAN HULU (KEMENAG) Badan Pengelola Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pangaraian, selama pelaksanaan bulan Suci Ramadhan 1434 Hijriyah, menyiapkan makanan berbuka dan sahur puasa, untuk 500 masyarakat dan kaum duafa, baik untuk berbuka puasa maupun untuk sahur bersama.
ROKAN HULU (KEMENAG) Badan Pengelola Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pangaraian, selama pelaksanaan bulan Suci Ramadhan 1434 Hijriyah, menyiapkan makanan berbuka dan sahur puasa, untuk 500 masyarakat dan kaum duafa, baik untuk berbuka puasa maupun untuk sahur bersama.
Demikian disampaikan Ketua I Pengurus Badan Pengelola Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian, yang juga Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakankemenag) Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Selasa (8/7/2013). Dikatakannya, kegiatan di Masjid Agung Madani ini, juga melaksanakan ibadah Shalat Tarawih berjemaah, ceramah agama, santunan anak yatim, kunjungan ke berbagai masjid, dan sebagainya.
"Pengurus Badan Pengelola Masjid Agung Madani, juga mengundang seluruh warga dan kaum duafa dari berbagai daerah di Rokan Hulu, bersama-sama melaksanakan kegiatan ibdah di Masjid Agung. Nantinya, mereka dijemput kendaraan yang disiapkan masing-masing camat, dan warga akan berbuka bersama termasuk bagi yang akan ikut sahur kita juga siapkan," ungkap Ahmad Supardi.
Kegiatan lainnya di Masjid Agung Kata Ahmad Supardi, sebelum pelaksanaan sahalat tarawih, juga diisi ceramah agama setiap malamnya. Bukan hanya itu, para pengurus Masjid Agung Madani, juga mengelar Safari Ramadhan ke 10 Masjid di Rokan Hulu.
"Intinya, pada pelaksanaan Ramadhan, dipusatkan kegiatan ibadah di Masjid Agung Madani. Dan kegiatan itu, dilaksanakan setiap tahunnya, dengan mengundang masyarakat dan kaum duafa. Juga pada 17 Ramadhan, digelar Nuzulul Quran 17 , juga kegiatan rutin tadarus. Kita sudah melaksanakan kegiatan pertandingan anak Hafiz Al Quran beberapa waktu lalu," ungkap Ahmad Supardi.
Dan selama pelaksanaan puasa Ramadhan, menurut Ahmad Supardi Hasibuan MA, akan disebar 30 penceramah untuk setiap kecamatannya. Para penceramah itu, dikoordinir langsung KUA-KUA di kecamatan, yang nantinya 30 penceramah yang diambil dari tenaga lokal, akan mengisi kegiatan masjid yang ada di desa-desa.
"Nantinya, penceramah 30 orang per kecamatan, kita sebar ke masjid-masjid, Mereka bertugas memberikan pembinaan dan pencerahan agama. Diharapkan, nantinya pelaksanaan ibadah puasa akan lebih meningkat," harap Ahmad Supardi.***(Ash)