Kakan Kemenag Rohul : Suara Televisi Lebih Nyaring Daripada Suara Alqur’an
Ringkasan:
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa saat ini suara televisi jauh lebih nyaring daripada suara Alqur’an, khususnya di waktu malam hari. Hal ini akan sangat membahayakan generasi muda islam, sebab pembinaan yang diberikan oleh televise kepadan...
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa saat ini suara televisi jauh lebih nyaring daripada suara Alqur’an, khususnya di waktu malam hari. Hal ini akan sangat membahayakan generasi muda islam, sebab pembinaan yang diberikan oleh televise kepadanya jauh lebih intensive jika dibandingkan dengan pembinaan Alqur’an.
Akibatnya yang lahir adalah generasi-generasi televise dan bukan generasi-generasi qur’ani. Padahal tantangan yang dihadapi leh generasi muda ke depan jauh lebih kompleks disbanding dengan generasi muda masa dahulu.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA di kantornya, jalan ikhlas kompleks perkantoran pemerintah daerah Rohul Pasir Pengarayan, Selasa (7/8/2012).
Dikatakannya, salah satu persoalan yang dihadapi oleh umat Islam dalam konteks kekinian adalah jauhnya umat islam dari Alqur’an yang nota bene sumber utama rujukan dan petunjuk serta pedoman umat islam.
Persoalan ini terjadi akibat dari dua hal. Pertama, factor internal umat islam yang sengaja meninggalkan Alqur’an. Kedua, factor eksternal yaitu adanya usaha-usaha dari pihak luar untuk menjauhkan diri dari Alqur’an. Kedua hal ini harus diwaspadai umat Islam dimana sajapun berada, tegas Ahmad Supardi Hasibuan.
Ahmad Supardi yang menjabat sebagai Kakan Kemenag Rohul ini berharap agar umat islam melakukan upaya-upaya konkrit mendekatkan kembali umat islam dari Alqur’an. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan gerakan magrib mengaji, gerakan menghafal Alqur’an, gerakan memahami Alqur’an, gerakana mengamalkan Alqur’an, dan gerakan mengajarkan Alqur’an. (Ash).