0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul Terbitkan Buku “Zakat Potensi Umat Yang Terlantarkan”

Ringkasan: Rokan Hulu (Humas)- Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA yang adalah Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), terbitkan buku dengan judul : Zakat Potensi Umat Yang Terlantarkan. Penerbitan buku ini bekerjasama dengan Badan Amil Zakat (BAZ) Rohul.
Rokan Hulu (Humas)- Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA yang adalah Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), terbitkan buku dengan judul : Zakat Potensi Umat Yang Terlantarkan. Penerbitan buku ini bekerjasama dengan Badan Amil Zakat (BAZ) Rohul. Buku ini diterbitkan oleh Suska Press UIN Sultan Syarif Kasim Riau Tahun 2013. H Ahmad Supardi Hasibuan, menyatakan bahwa penerbitan buku ini adalah hasil kajian-kajian yang beliau lakukan selama 2,5 tahun menjabat sebagai Kakan Kemenag Rohul. Isinya bersumber dari tulisan-tulisan beliau di media massa yang terbit di Provinsi Riau, dan juga bahan-bahan ceramah yang sengaja disiapkan secara tertulis. Dikatakannya, zakat selain rukun Islam, juga adalah potensi umat yang luar biasa, yang apabila dapat dikelola dengan baik, maka akan menghasilkan dana yang cukup besar, dimana dana tersebut dapat dipergunakan untuk mengatasi kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan yang dihadapi oleh umat Islam. Banyak umat Islam yang kaya, hartanya telah memenuhi nishab dan haul, namun tidak membayarkan zakatnya. Selain itu, saat ini banyak penghasilan baru yang tidak diketemukan pada masa imam mazhab, apalagi pada masa Nabi Muhammad SAW, namun hasilnya cukup besar. Sayangnya mereka tidak membayarkan zakatnya. Ahmad menyatakan bahwa ketika zakat diterapkan dengan baik pada masa pemerintahan Bani Umayyah dibawah pimpinan Khalifah Umar bin Abdul Aziz, Negara menjadi kaya raya, penghasilan rakyat melimpah, dan bahkan kesulitan mencari fakir miskin yang berhak menerima zakat. Suatu pencapaian hasil yang luar biasa, tegasnya. Sayang sekali, potensi luar biasa maha dahsyat ini, sekarang diterlantarkan umat dan pemerintahan Islam. Akibatnya, umat Islam dimana-mana jatuh miskin, dikuasai orang lain, padahal kekayaan negeri mereka melimpah. Untuk itu Ahmad berharap, kiranya pencapaian luar biasa pada masa Umar bin Abdul Aziz ini, dapat terulang kembali, dengan catatan ada kemauan dari umat dan pemerintah Islam. Ahmad juga berharap, supaya para ulama, ustaz, muballigh agar menyampaikan dakwah terkait dengan zakat, bukan hanya pada bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri, tetapi hendaknya setiap saat, dimana ada kesempatan berdakwah.***(Ash).