Kakan Kemenag Rohul Usulkan Pembangunan Masjid Kecamatan
Ringkasan:
Pasir Pengarayan (Humas)– Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kepenuhan, Selasa (21/2/2012) bertempat di Balai Pertemuan Kantor Camat Kepenuhan di Kota Tengah.
Pasir Pengarayan (Humas)– Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kepenuhan, Selasa (21/2/2012) bertempat di Balai Pertemuan Kantor Camat Kepenuhan di Kota Tengah.
Hadir dalam Musrenbang tersebut adalah Camat Kepenuhan, Kakan Kemenag Rohul, Kapolsek Kepenuhan, DANRAMIL Kepenuhan, Ka KUA Kepenuhan, Ka UPTD se Kepenuhan, Kepala BAPPEDA Rohul, Beberapa Kepala Dinas/Badan/Kantor di Lingkungan Pemkab Rohul, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Melayu (LKA Melayu) Luhak Kepenuhan, dan para undangan lainnya.
Dalam Musrenbang yang berlangsung selama satu hari tersebut, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa saat ini kecenderungan Pembangunan di Rohul adalah pembangunan berbasis keagamaan.
Hal ini dibuktikan dengan tingginya perhatian Pemerintah Daerah Rohul dalam pembangunan Masjid Agung Islamic Centre Pasir Pengarayan dan Bupati memerintahkan seluruh pejabat dan pegawai untuk sholat Zuhur dan Ashar berjamaah, serta dihidupkannya pengajian rutin sekali dalam satu minggu, iktikaf bersama setiap malam jum’at, ujarnya.
Untuk itu, Ahmad Supardi mengharapkan agar Musrenbang tahun ini dapat mengusulkan pembangunan masjid kecamatan yang refresentatif, mampu menampung jamaah ibu kota kecamatan dan sekaligus menjadi lambang kebanggaan serta kejayaan umat Islam.
Selain itu, Ahmad Supardi Hasibuan juga mengusulkan agar disediakan biaya operasional bagi masjid-masjid kita itu, sehingga masjid dapat dihidupkan dan dapat menjalankan fungsinya, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai tempat pembinaan dan pemberdayaan umat Islam.
Jika usulan itu belum diterima, maka kita usulkan lagi tahun depan. Tugas kita adalah mengusulkan dan kalau mau berhasil maka jangan bosan-bosan mengusulkan. Mengusul satu kali tak dapat, maka kita usulkan lagi. Bila perlu kita usulkan sampai tujuh kali, sebagaimana Nabi Muhammad SAW mau bertemu Allah SWT harus melewati tujuh lapis langit, tandasnya. (ash).