0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul Wisuda 332 Santri MDTA Se Kec Tandun

Ringkasan: ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mewisuda 332 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) se Kec Tandun, dari 1111 orang santri MDTA se Tandun. Acara wisuda tersebut, berjalan sangat meriah, sebab diikuti 1500 orang umat Islam Kec Tandun, yang terdiri...
ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mewisuda 332 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) se Kec Tandun, dari 1111 orang santri MDTA se Tandun. Acara wisuda tersebut, berjalan sangat meriah, sebab diikuti 1500 orang umat Islam Kec Tandun, yang terdiri dari santri MDTA, orang tua wali murid, majelis guru, majelis taklim, dan komponen umat Islam lainnya, Senin (24/6/2013) bertempat di halaman utama Kantor Camat Tandun di Tandun. Hadir dalam acara tersebut Camat Tandun Aulia Armi SSTP yang diwakili oleh Sekcam Rasono, Kepala KUA Kec Tandun Pujianto SAg, Kepala UPTD Dikpora Didik Riyanto MPd, Kapolsek Tandun Azwira, para Kades se Tandun, Tokoh agama, Tokoh maasyarakat, Tokoh adat, Alim Ulama, Cerdik Pandai, Pengurus/Imam Masjid, Ketua FKDT Tandun Jhon Hendri SPd, orang tua murid, dan umat Islam lainnya. Acara wisuda diawali dengan pawai akbar santri MDTA beserta majelis guru, orang tua murid dan umat Islam lainnya, yang dimulai (start) dari halaman Masjid Raya Ubudiyah sampai dengan halaman kantor Camat Tandun sebagai tempat acara wisuda. Pawai ini mendapat perhatian khusus dari masyarakat Tandun dan sekitarnya, sebab pawai itu sendiri adalah bahagian dari syi’ar Islam. Acara wisuda semakin meriah dengan penampilan kreatifitas dari santri-santri MDTA, berupa nasyid, rebana, da’i cilik, pidato perpisahan dari santri yang tamat, pidato selamat jalan dari santri MDTA yang belum tamat, dan atraksi lainnya, yang kesemuanya dilakoni santri MDTA. Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dalam sambutan pengarahannya menyatakan, bahwa kehadiran MDTA yang jumlahnya 340 unit se Rohul, telah memberikan kontribusi positif dalam pembinaan generasi muda sebagai generasi penerus harapan bangsa. Dikatakannya, saat ini para generasi muda dihadapkan pada berbagai tantangan zaman, yang dapat menjerumuskannya ke dalam dekadensi moral sebagai akibat dari pergaulan bebas, peredaran narkoba, prostitusi, perjudian, geng motor, dan kenakalan moral lainnya. Untuk mengatasi semua permasalahan tersebut, dapat diatasi dengan pendekatan agama. Oleh karena itu sungguh tepat program magrib mengaji yang telah kita canangkan dua tahun yang lalu dan telah kita tingkatkan dengan program menghafal Alqur’an. Diharapkan dengan kedekatan anak-anak kita pada Alqur’an, mereka akan terhindar dari waabah persoalan tersebut. Sementara itu Camat Tandun dalam sambutannya mengingatkan umat betapa pentingnya peranan MDTA. Saat ini ijazah MDTA menjadi persyaratan wajib bagi yang ingin melanjutkan pendidikan pada SMP dan atau MTs. Untuk itu beliau berharap agar masyarakat Tandun dapat menyekolahkan anaknya pada MDTA sebelum mereka masuk SLTP.***(Ash)