Rokan Hulu ( Inmas ) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu Drs. H. Afrialsah Lubis, M.Pd hadiri hadiri Milad Ke-210 Syekh Abdul Wahab Rokan Al-kholidi Naqsanbandi, yang dipusatkan di Surau Suluk, Desa Rantau Benuang Sakti (RBS), Kecamatan Kepenuhan, Rohul, Rabu (24/11).
Turut juga dihadiri oleh Bupati Rokan Hulu H Sukiman, Wakil Bupati Rokan Hulu Indra Gunawan, Wakil Ketua DPRD Riau H. Syafarudin Poti SH, Kadis Kominfo Rohul Drs. Yusmar, M.Si, Kadis PUPR Rohul Anton ST MM dan Kepala OPD Rohul, Perwakilan dari Babussalam Langkat Tuan Guru Dr Syekh Zikmal Fuad, para Zuriyat Syekh Abdul Wahab Rokan, Camat dan Kepala Desa, para Khalifah dan Mursyid.
Rangkaian Milad Sykeh Abdul Wahab Rokan ini diawali dengan Suluk 10 hari, yang resmi ditutup Bupati Rohul H. Sukiman.
Dalam kesempatan itu, Bupati Rohul H. Sukiman mengatakan melalui Milad Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan ini sebagai momentum untuk mengenang seorang tokoh ulama besar yang berjasa yang dihormati dalam mengembangkan ilmu fiqih dan sufi.
“Peringatan Milad Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan ke 210 ini kita mengenang tentang sejarah dimasa hidup, memperjuangkan agama, zikir dan doa bersama mengingat jasa perjuangan sekaligus memberikan doa kepada tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan,” harap Sukiman.
Lanjutnya, Pemkab Rohul menyambut baik Milad-210 Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan yang diperingati untuk ketiga kalinya. Syekh Abdul Wahab Rokan seorang ulama ahli Fiqih dan Sufi sebagai pembimbing dalam pengembangan Tareqat Naqsabandiyah pada abad 19 hingga 20.
“Adanya tokoh yang penting suatu kebanggaan yang perlu kita hormati. Disamping jasa, daerah ini juga dapat dijadikan sebagai motivasi saat ini dan masa yang akan datang. Dalam pengembangan Suluk, sejalan dengan julukan Kabupaten,“Negeri Seribu Suluk, cikal bakal pengembangan Suluk lebih seabad sebelum di Sumut,’ ujarnya.
Dijelaskan Bupati Sukiman, Pemkab Rohul akhir ini telah berupaya mengembangkan dan melestarikan tempat kelahiran Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan. Dukungan tersebut seperti Pembebasan lahan Pemakaman seluas 6.8 hektar yang sudah disertifikat.
Sukiman berharap tempat bersejarah ini dapat dikembangkan menjadi wisata religius yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan Suluk, ia berharap dapat terus berkontribusi bagi daerah.
“Melalui Suluk ini kami harapkan di doakan daerah diberikan keselamatan dan keberkahan untuk memimpin di Negeri ini dengan sebaiknya,” harapnya.
Perwakilan Babussalam Langkat merupakan keturunan Asli Syekh Abdul Wahab Rokan, mewakili Tuan Guru Dr Syekh Zikmal Fuad mengatakan datang menghadiri Milad Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan di RBS merupakan panggilan emosional, untuk mengenang seorang ulama spritual dan pengajar perantau dalam mensyiarkan agama islam.
“Syekh Abdul Wahab Rokan ulama perjalanan spritual, karena tahun 80 an MUI Sumut membuat buku tokoh Sumut berpengaruh termasuk Syekh Abdul Wahab Rokan seorang pengajar perantau, ulama perantau, perjalanannya belajar ke Mekah mendapat Mursyid Tareqat Syekh kholidi Naqsabandiyah,” ujarnya.
Ia mengaku nama syekh Abdul Wahab Rokan memiliki nama yang besar, walaupun beliau sudah wafat tapi memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Karena setiap hari ribuan orang berkunjung ke Besilam Langkat, bagi pedagang berjualan dapat rezeki, walaupun beliah sudah wafat tapi dampaknya memberikan kehidupan kepada orang yang hidup, kita memegang teguh ajaran syekh Abdul Wahab Rohul,” katanya.
Ia menambahkan Surau Suluk Syekh Abdul Wahab Rokan yang dibangun ini dapat memberi manfaat seluasnya bagi masyarakat Rohul. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wabup Rohul yang komitmen dalam mengembangkan infrastruktur ditanah Kelahiran Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan.