0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag sampaikan Khutbah Jum'at, Rasulullah Teladan dalam Menjaga Alam dan Manusia

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon menyampaikan khutbah Jumat yang penuh makna di Masjid Agung Ar-Raudhah, pada hari Jumat (5/9/2025), yang bertepatan dengan 12 Rabi'ul Awwal 1447 H, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.


Kuansing (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon menyampaikan khutbah Jumat yang penuh makna di Masjid Agung Ar-Raudhah, pada hari Jumat (5/9/2025), yang bertepatan dengan 12 Rabi'ul Awwal 1447 H, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam khutbahnya, Suhelmon mengajak umat untuk meneladani Rasulullah SAW dalam menjaga alam dan sesama, sebagai bagian dari amanah yang diberikan oleh Allah SWT.

Suhelmon membuka khutbahnya dengan menekankan bahwa Rasulullah SAW adalah teladan utama dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam menjaga alam semesta yang merupakan ciptaan Allah. "Alam ini adalah amanah yang harus kita jaga. Pepohonan, air, tanah, udara, bahkan manusia, semuanya adalah bagian dari ciptaan Allah yang harus kita pelihara agar tidak rusak," ujar Suhelmon dengan tegas.

Suhelmon kemudian melanjutkan khutbahnya dengan mengingatkan tentang pentingnya menjaga lingkungan, termasuk dengan menanam pohon. "Rasulullah SAW menjaga pepohonan dan lingkungan. Dalam sebuah hadis disebutkan, Tidaklah seorang muslim menanam pohon atau tanaman, lalu dimakan oleh burung, manusia, atau binatang, melainkan itu menjadi sedekah baginya. Betapa mulianya Islam, hingga menanam pohon pun dihitung sebagai sedekah yang terus mengalir pahalanya. Ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari amal jariyah," tambah Suhelmon.

Suhelmon juga menyoroti ajaran Rasulullah SAW tentang hemat dalam menggunakan air. "Rasulullah SAW sangat sederhana dalam berwudhu, meski berada di sungai yang luas sekalipun. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW berwudhu dengan satu mud (sekitar 600 ml) dan mandi dengan satu sha’ (sekitar 2,5 liter)," kata Suhelmon.

Selain menjaga alam, Suhelmon juga mengingatkan umat untuk menjaga sesama manusia. Dalam hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda, "Seorang muslim adalah yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. Maka, menjaga hubungan baik dengan sesama dan tidak menyakiti sesama adalah bagian dari menjaga amanah Allah di bumi ini. Ini adalah wujud kepedulian kita terhadap sesama umat manusia," ujar Suhelmon.

Kakan Kemenag Kuansing mengajak jamaah untuk memulai langkah-langkah kecil dalam menjaga alam dan sesama. "Mari kita mulai dengan hal-hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menghemat air, menanam pohon, dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Setiap tindakan kecil yang kita lakukan dapat memberikan dampak besar untuk kelestarian bumi ini," tambahnya.

Suhelmon menutup khutbahnya dengan seruan untuk bersama-sama menjaga amanah Allah di bumi ini. "Marilah kita menjaga bumi ini dengan penuh tanggung jawab. Janganlah kita menjadi perusak alam, tetapi jadilah perawat, penjaga, dan pemakmur bumi sebagaimana teladan Rasulullah SAW," kata Suhelmon dengan penuh harap.( GS )