0 menit baca 0 %

KAKANKEMENAG BERSAMA SEKSI PD. PONTREN MONEV UJIAN AKHIR MDTA

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam non formal di bawah naungan Kementerian Agama RI yang menyelenggarakan pendidikan Islam sebagai pelengkap bagi peserta didik pada lembaga pendidikan umum Sekolah Dasar (SD).

Indragiri Hulu, (Inmas). Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam non formal di bawah naungan Kementerian Agama RI yang menyelenggarakan pendidikan Islam sebagai pelengkap bagi peserta didik pada lembaga pendidikan umum Sekolah Dasar (SD).
Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) proses pembelajarannya selama empat tahun, yaitu kelas 2 pada SD, menjadi kelas 1 pada MDTA, sehingga peserta didik pada kelas 5 SD sudah menamatkan pembelajarannya di MDTA dan tidak mengganggu jadwal persiapan peserta didik dalam menghadapi ujian akhir kelas 6 SD.
Kurikulum yang digunakan dalam penyelenggaraan MDTA yaitu kurikulum inti meliputi mata pelajaran Al-Quran, Hadist, Aqidah, Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam/Tarikh, Bahasa Arab dan Praktek Ibadah.
Bahwa dalam rangka pelaksanaan Ujian Akhir MDTA Tahun Pelajaran 2021/2022 di Kabupaten Indragiri Hulu, maka Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu menerbitkan surat tugas kepada petugas yang ditunjuk untuk melaksanakan monitoring ujian tersebut.
Senin 14 Maret 2022, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, DR. H. Darwison, MA bersama Plh. Kasi PD. Pontren Kankemenag Kab. Inhu, Jariah, S.E dan Staff Seksi PD. Pontren, Sunaryo, S.Pd.I dan M. Syaifudin Ansori, S.H.I melaksanakan monitoring di MDTA Ta’limudiniyah, alamat Desa Lambang Sari IV, Kecamatan Lirik.
Ketika meninjau pelaksanaan ujian tersebut, Kakankemenag tidak lupa memberikan semangat dan motivasi kepada peserta didik serta berpesan agar mengerjakan ujian secara jujur maupun mandiri.
Plh. Kasi PD. Pontren menyatakan kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu bahwasanya ujian akhir diikuti sebanyak 3.118 orang dari 229 MDTA.(tulang)