0 menit baca 0 %

Kakankemenag dan Kasubbag TU Ikuti Pembinaan Pegawai Bersama Wakil Menteri Agama RI

Ringkasan: Rokan Hulu (Inmas)- Kakankemenag Rokan Hulu H. Zulkifli, S.Ag. M.Pd.I berkesempatan menghadiri dan mengikuti Pembinaan Pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau oleh Wakil Menteri Agama RI Bapak H. Saiful Rahmat Dasuki, S.IP, M.Si pada Jum'at (31/5) di Aula Kanwil Kemenag...

Rokan Hulu (Inmas)- Kakankemenag Rokan Hulu H. Zulkifli, S.Ag. M.Pd.I berkesempatan menghadiri dan mengikuti Pembinaan Pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau oleh Wakil Menteri Agama RI Bapak H. Saiful Rahmat Dasuki, S.IP, M.Si pada Jum'at (31/5) di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Riau Jalan Sudirman Pekanbaru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H. Muliardi, M.Pd. Plt. Kabag TU Dr. H. Rahmat Suhadi, Para Kabid dan Pembimas di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Para Kakankemenag dan Kasubbag TU Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau serta seluruh ASN Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

Dalam arahannya Wamenag menyampaikan bahwa Kementerian Agama saat ini tidak lagi dipandang sebelah mata seperti halnya Kemenag zaman dulu. Berkat kesungguhan dan keharmonisan kita semua, Kementerian Agama hari ini sudah banyak menunjukkan prestasi,  bahkan baru-baru ini Kementerian Agama melalui Pak Menteri Gus Yaqut Cholil Coumas mendapatkan penghargaan dari Presiden Joko Widodo sebagai Instansi dengan kategori Peningkatan Indek SPBE Signifikan, tegas Wamen.

Oleh karena itu ke depan seluruh insan Kementerian Agama harus lebih giat lagi dalam menjalankan tugas-tugas keummatan terutama dalam mengawal tujuh program prioritas Kementerian Agama, serta menjaga kerukunan, harmonisasi serta moderasi beragama. Karena pada prinsipnya moderasi beragama sudah menjadi nilai-nilai yang melekat pada leluhur kita sejak zaman dulu. 

Dalam menjaga kerukunan dan moderasi beragama kita juga harus waspada dan menghindari sikap-sikap seperti sikap kelompok ideologi transnasional, sikap kelompok eksklusifisme yaitu kelompok yang pemahaman agamanya terlalu letter lake, dan kita juga harus menghindari sikap kelompok klaim kebenaran tunggal yaitu yang menganggap hanya pemahaman kelompoknya saja yang benar sementara yang lain adalah sesat, jelas Wamen..(Rb)