0 menit baca 0 %

Kakankemenag Inhu Dorong Penguatan Peran Pesantren dalam Pembangunan Masyarakat Melalui Seminar Kepesantrenan di Kuansing

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Darwison, bersama Pelaksana Tugas Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Rajuki Ridwan, menghadiri Seminar Kepesantrenan di Kabupaten Kuantan Singingi pada (21/10/2025).

Indragiri Hulu (Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Darwison, bersama Pelaksana Tugas Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Rajuki Ridwan, menghadiri Seminar Kepesantrenan di Kabupaten Kuantan Singingi pada (21/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Riau Tahun 2025 yang berfokus pada penguatan peran pesantren dalam membangun karakter, ekonomi umat, dan ketahanan sosial masyarakat.

Seminar yang dihadiri para pimpinan pesantren, pejabat Kemenag se-Provinsi Riau, serta tokoh pendidikan Islam ini menjadi ruang strategis untuk menggali gagasan dan solusi terkait pengembangan pesantren di era modern. Dalam kesempatan itu, Darwison menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat dalam menjawab tantangan pendidikan berbasis karakter di tengah perubahan zaman.

“Pesantren bukan hanya lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat pembentukan moral, kemandirian, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran pesantren telah terbukti memberikan kontribusi besar dalam mencetak generasi berakhlak dan berdaya saing. Melalui forum seperti seminar ini, diharapkan muncul sinergi baru untuk memperkuat eksistensi pesantren di Riau, termasuk dalam aspek tata kelola, digitalisasi, dan penguatan kurikulum berbasis moderasi beragama.

“Kita perlu terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai luhur pesantren,” tambahnya.

Sementara itu, Rajuki Ridwan yang turut mendampingi menilai kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pengembangan pondok pesantren di Indragiri Hulu. Menurutnya, hasil seminar akan menjadi bahan evaluasi dan inspirasi bagi Kemenag Inhu dalam memperkuat fungsi pesantren sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Indragiri Hulu berharap semangat Hari Santri tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum nyata untuk memperkokoh pesantren sebagai fondasi moral bangsa dan motor penggerak kemajuan masyarakat Riau.

(Reski)