Kampar ( Kemenag )--Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka. Kankemenag) Kabupaten Kampar, Fuadi Ahmad, SH, MAB, bersama Kepala Sub Bagian Tata Usaha menghadiri kegiatan pembinaan yang diselenggarakan di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Senin, 3/2/2025
Dalam kegiatan ini, Wakil Menteri Agama RI Romo H.R. Muhammad Syafi'i menyampaikan berbagai arahan strategis terkait peningkatan kinerja pelayanan di lingkungan Kementerian Agama. Fokus utama pembinaan mencakup penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kualitas layanan keagamaan, serta sinergi antara pusat dan daerah dalam mewujudkan visi Kemenag yang lebih baik.
Selanjutnya Wakil Menteri Agama (Wamenag) juga menyampaikan langkah-langkah strategis Kemenag untuk mewujudkan Asta Cita, khususnya dalam bidang pendidikan pesantren. Salah satunya adalah penguatan peran pesantren dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter
Selain itu, Kemenag juga menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai agama untuk menciptakan kesejukan, kedamaian, dan kerukunan di tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan salah satu poin Asta Cita yang berkaitan dengan kerukunan dan pelestarian lingkungan.
Melalui berbagai program tersebut, Kemenag berupaya memastikan bahwa implementasi Asta Cita dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan dan pendidikan.
Ka. KankemSementara itu Ka. Kankemenag Kampar, Fuadi Ahmad, SH, MAB, menyatakan bahwa pembinaan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kementerian Agama di Kabupaten Kampar. “Arahan dari Wakil Menteri Agama akan menjadi pedoman bagi kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam hal pendidikan, keagamaan, dan layanan haji,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat dari berbagai daerah di Provinsi Riau, yang juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Wakil Menteri Agama RI mengenai tantangan dan strategi penguatan layanan di daerah masing-masing.
Diharapkan, dengan adanya pembinaan ini, sinergi antara pusat dan daerah semakin kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan dan pendidikan Islam. Fatmi/Cicy/Ags )