0 menit baca 0 %

Kakankemenag Pelalawan Terima Kunjungan BWI Provinsi Riau

Ringkasan: Pelalawan - 7 Agustus 2024,  Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pelalawan, Jisman, didampingi Kasubbag Tata Usaha M. Amin dan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Rizali, menerima kunjungan perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Riau, di Kantor Kemenag Pelalaw...

Pelalawan - 7 Agustus 2024,  Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pelalawan, Jisman, didampingi Kasubbag Tata Usaha M. Amin dan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Rizali, menerima kunjungan perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Riau, di Kantor Kemenag Pelalawan.

Kakan Kemenag Pelalawan Jisman, Kasubbag TU M. Amin, Kasi PHU Rizali, menyambut Sekretaris Perwakilan BWI Provinsi Riau Syafwan, Divisi Kelembagaan dan Bantuan Hukum BWI Provinsi Riau Fajeriansyah, Ketua Perwakilan BWI Provinsi Riau Abdul Rasyid Soeharto Pua Pua.

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas berbagai hal terkait pengelolaan wakaf di Kabupaten Pelalawan.

Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi antara Kemenag Pelalawan dan BWI Provinsi Riau dalam pengelolaan dan pengembangan wakaf, serta untuk memberikan pembinaan kepada para nazhir wakaf di wilayah tersebut.

Pertemuan ini diisi dengan diskusi mengenai strategi pengelolaan wakaf yang efektif, tantangan yang dihadapi, serta solusi yang dapat diterapkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan wakaf.

Dalam pertemuan tersebut, Kakan Kemenag Pelalawan Jisman menyampaikan pentingnya sinergi antara Kemenag dan BWI untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang wakaf. Jisman juga menekankan perlunya peningkatan kapasitas para nazhir wakaf agar dapat mengelola wakaf dengan baik dan profesional.

Ketua Perwakilan BWI Provinsi Riau, Abdul Rasyid Soeharto Pua Pua, mengapresiasi kerjasama yang sudah terjalin dengan Kemenag Pelalawan. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan untuk kemajuan pengelolaan wakaf di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Pelalawan.

Pertemuan ini diharapkan sebagai simbol sinergi yang kuat antara kedua lembaga dalam memajukan pengelolaan wakaf. (*)