Pekanbaru (Kemenag). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota
Pekanbaru Syahrul Mauludi yang didampingi Kasi PD Pontren Eka Purba, menerima
kunjungan silaturrahim Densus 88 Anti Teror dan Polresta Pekanbaru dalam rangka
koordinasi terkait kolaborasi dalam pencegahan Intoleransi, Radikalisme,
Ekstrimisme, dan Terorisme (IRET) di Kota Pekanbaru. Kegiatan kunjungan
tersebut dilaksanakan di Ruang Kerja Kepala, pada Selasa (22/10/2024).
Adapun Tim Pencegahan Satgaswil Riau Densus 88 Anti Teror tersebut
terdiri dari Ketua Tim Ipda Umar Dhani dan anggotanya Brigpol Roesdycan, Briptu
Bestian, Briptu Rahma Dandi, dan pihak Polresta Bripka Fajri. Dalam kesempatan
itu, Syahrul Mauludi menyambut dengan baik kunjungan silaturrahim tersebut, Ia
menyampaikan bahwa akan siap mendukung tim densus 88 dan juga Polresta
Pekanbaru terkait pencegahan IRET ini.
Selain itu, Kakankemenag juga mengatakan bahwa penyebaran
paham ini tentunya mengikuti perkembangan zaman, sehingga perlu adanya
pencerahan kepada masyarakat.
“Kami akan selalu mensupport dan juga memberikan pencegahan
dengan pencerahan kepada masyarakat betapa bahayanya IRET tersebut, pemahaman
terkait moderasi beragama juga perlu ditanamkan kepada masyarakat, dapat melalui
para penyuluh agama di Kemenag Kota Pekanbaru ini,” tutur Kakankemenag.
Ipda Umar Dhani selaku ketua tim mengatakan bahwa kedatangannya
ke Kemenag Kota Pekanbaru yakni bertujuan untuk melakukan koordinasi dan
kerjasama terkait pencegahan dini dari Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme,
dan Terorisme di masyarakat. Ia juga berharap pihak Kemenag Kota Pekanbaru
dapat memberikan informasi apabila terdapat indikasi penyimpangan keagamaan
tersebut di masyarakat kepada tim pencegahan Satgaswil.
“Kami sangat berterimakasih kepada Kemenag Kota Pekanbaru,
melalui mediasi dan silaturrahmi ini kami berharap pihak Kemenag dapat
bekerjasama dan saling berkoordinasi, jika terdapat indikasi penyimpangan,
dapat segera melapor, sehingga nantinya tim dapat melakukan pengecekan, lebih
baik pencegahan dari dini sebelum terjadi penyimpangan,” ucap Ipda Umar.