0 menit baca 0 %

Kakanmenag Bengkalis Menjadi Narsum Pelatihan KBC

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis menjadi narasumber dalam acara pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) KKM MAN 1 Bengkalis, Sabtu(27/09/2025). Tujuan kegiatan adalah untuk memperkuat implementasi KBC di madrasah dengan mengajarkan nilai-nilai cinta kepada...

Bengkalis (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis menjadi narasumber dalam acara pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) KKM MAN 1 Bengkalis, Sabtu(27/09/2025). Tujuan kegiatan adalah untuk memperkuat implementasi KBC di madrasah dengan mengajarkan nilai-nilai cinta kepada Tuhan, sesama, alam, ilmu, dan Tanah Air. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari 27-28 September 2025 bertempat di aula lantai 2 Balai Diklat Pelatihan dan Pendidikan Kabupaten Bengkalis jalan Kelapapati Darat. 

Dalama paparan materi, Kakanmenag Bengkalis, Drs H. Khaidir menurukan bahwa KBC bertujuan membentuk generasi yang humanis, nasionalis, peka terhadap lingkungan, dan toleran, dengan penekanan pada aspek afektif dan spiritual peserta didik selain kecerdasan intelektual. 

"Saya selaku Kakanmenag Kabupaten Bengkalis mendorong agar KBC dapat diimplementasikan secara tulus dan ikhlas, dengan harapan dapat membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, empatik, dan memiliki rasa cinta terhadap sesama," paparnya

Khaidir juga menambahkan, KBC dirancang untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang dilandasi oleh cinta dan kasih sayang, memastikan seluruh warga madrasah dapat merasakan manfaatnya. 

"KBC lebih dari sekadar mengubah struktur kurikulum; ia mengajak untuk memaknai kembali esensi pendidikan yang mengasah kecerdasan intelektual sekaligus membentuk pribadi yang berakhlak dan penuh empati." pungkasnya

Ketua KKM MAN 1 Bengkalis, M.Rizal, S.Pd.I, M.Pd, memberikan pernyataan terkait kegiatan yang sedang berlangsung,

"KBC menyoroti panca cinta, yaitu cinta kepada Allah SWT, cinta kepada sesama manusia, cinta kepada alam semesta, cinta kepada ilmu, dan cinta kepada NKRI. Hal ini bertujuan melahirkan generasi yang humanis, nasionalis, peka terhadap lingkungan, dan toleran dalam menyikapi perbedaan, sesuai dengan semangat madrasah untuk membentuk generasi berkarakter," ucapnya mengakhiri pernyataan. (Ical)