0 menit baca 0 %

Kakanwil: Hanya 55 Orang JCH Riau Belum Lunasi BPIH 2012

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji tahun 2012 cukup signifikan di Riau sebab sampai dengan penetapan kloter (kelompok terbang) hanya 55 orang calon jemaah yang belum melunasi. Sedangkan yang melunasi sebanyak 4.955 orang. Demikian paparan Kakanwil Kemenag.
Pekanbaru (Humas)- Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji tahun 2012 cukup signifikan di Riau sebab sampai dengan penetapan kloter (kelompok terbang) hanya 55 orang calon jemaah yang belum melunasi. Sedangkan yang melunasi sebanyak 4.955 orang. Demikian paparan Kakanwil Kemenag. Prov. Riau Drs. H. Tarmizi, MA sempena sambutan Kunjungan Silaturrahmi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Anggito Abimanyu ke Kanwil Kemenag. Prov. Riau yang dihadiri Kakanwil Kemenag. Prov. Riau Drs. H. Tarmizi Tohor, MA, pejabat dan karyawan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Rabu malam (19/9). “Jumlah jemaah calon haji 1433 H dari Provinsi Riau porsinya adalah 5.044 termasuk petugas. Animo masyarakat dalam melunasi BPIH cukup tinggi, terbukti sampai dengan penentuan kloter hanya 55 orang saja yang belum melunasi, sedangkan yang melunasi 4.955, dan petugas 34 orang. Jumlah porsi tersebut sampai saat ini belum ada ketentuan penambahan porsi. Jadi di satu sisi kita tidak disibukkan dengan keinginan orang untuk mendapat kuota tambahan, namun di sisi lain jumlah antriannya haji semakin panjang”, kata Tarmizi. Mengenai rencana perjalanan haji JCH Riau akan berangkat dalam 12 kloter, 11 kloter penuh pada gelombang pertama dan 1 kloter gabungan pada gelombang kedua. Gelombang Pertama Kloter 6 BTH yaitu jemaah Pekanbaru akan masuk asrama haji Batam pada tanggal 24 September, dan berangkat ke Arab Saudi tanggal 25. Sehubungan dangan rencana pembangunan Embarkasi Haji Pekanbaru, Kakanwil tengah berupaya untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau. “Paling tidak tahun 2014 atau 2015 nanti JCH Riau diharapkan sudah bisa berangkat dari Pekanbaru. Tengah diupayakan pembebasan lahan dan pembangunan embarkasi yang sepenuhnya ditangani oleh Pemprov. Riau, kalau sudah beres tinggal penghibahnnya saja ke Kementerian Agama. Cara seperti ini jauh lebih sederhana dan mudah ketimbang melakukan ruislag asrama haji Rumbai sekarang”, jelasnya. Pembangunan Embarkasi dan Asrama Haji di Pekanbaru menjadi signifikan mengingat besarnya biaya yang dikeluarkan setiap tahun yaitu tidak kurang dari Rp 11 M. “Selama ini biaya transportasi lokal dari kabupaten/kota bervariasi, ada yang 100% ditanggung pemerintah daerah, ada yang 50% ditanggung pemda, dan bahkan ada yang 100% ditanggung jamaah”, tambah Tarmizi. (as)