Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Sidak ke Madrasah
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas) - Mengawali proses belajar di sekolah, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah sekolah di bawah Binaan Kementerian Agama di Pekanbaru seperti MAN 1, MAN 2 Model dan MTSN Andalan Pekanbaru.
Pekanbaru (Humas) - Mengawali proses belajar di sekolah, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah sekolah di bawah Binaan Kementerian Agama di Pekanbaru seperti MAN 1, MAN 2 Model dan MTSN Andalan Pekanbaru.
“Ini kita laksanakan untuk melihat proses belajar mengajar pada beberapa sekolah di bawah Kementerian Agama Provinsi Riau pada bulan Ramadan ini. Dalam pantauan kita tadi, nampaknya semuanya sudah berjalan seperti biasa. Guru-guru dan siswa telah kembali ke sekolah,†kata Drs H Mahyudin MA, Plt. Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Riau yang juga Kepala Bidang Pendidikan Madrasah pada Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Jumat (12/7).
“Sesuai dengan anjuran kita di awal Ramadan kemarin, bahwa proses belajar di bulan Ramadan ini tidak semata belajar seperti biasa tapi berbagi dengan pembinaan keagamaan siswa sesuai dengan citra bulan ini,†kata H Mahyudin.
Di MAN 1 Pekanbaru rombongan kakanwil disambut kepala Sekolah MAN 1 Pekanbaru, Dra. Hayatirruh, M.Ed dan beberapa guru lainnya. Menurut Hayatirruh, MAN 1 Pekanbaru pada bulan ini hanya difokuskan pada belajar Alquran.
“Selama Ramadan ini kita khusus mempelajari Alquran, terutama menghafal Alquran. Ini bukan saja berlaku pada siswa tapi juga pada guru. Kita sudah jauh hari menyiapkan program MAN 1 Menghapal ini, dan itu kita terapkan betul pada bulan ini,†kata Hayati.
Usai dari MAN 1 Pekanbaru, rombongan Plt. Kakanwil mengunjungi MTSN Andalan Pekanbaru. Dari pantauan di lapangan, siswa, guru dan seluruh karyawan telah aktif melakukan proses kegiatan belajar.
“Mulai hari ini kita sudah aktif melakukan proses belajar mengajar. Cuma porsi belajarnya tidak seperti biasa. Kalau biasanya satu jam pelajaran itu berdurasi 40 menit, pada bulan ini kita turunkan menjadi 30 menit. Selain itu, waktu luang tersebut kita gunakan untuk pembinaan mental keagamaan siswa,†kata H. Marzuki, M.Ag, Kepala Sekolah MTSN Andalan yang didampingi Kepala TU, Alfian Madi.
“Nanti insya Allah kita akan salat Jumat dengan siswa di mesjid kita ini. Selain melaksanakan ibadah seperti Jumat biasanya, kita juga mendidik siswa untuk bisa mengurus mesjid, seperti membersihkan mesjid, mengumandangkan azan dan mengumumkan kondisi mesjid sekarang ini,†lanjut Marzuki.
Sementara di MAN 2 Model Pekanbaru, Drs. H Muliardi, M.Pd, Kepala Sekolah MAN 2 Model menyebutkan bahwa proses belajar mengajar di sekolah ini tetap seperti biasa tapi ditambah dengan kegiatan kerohanian, seperti pesantren kilat menjelang waktu zuhur.
“Selama bulan Ramadan ini kita belajar seperti biasa tapi mulai pukul 11. 30 menjelang salat Zuhur kita laksanakan pesantren kilat di mesjid. Itu insya Allah kita laksanakan setiap hari,†ujar Muliardi. (ghp)