Rokan
Hilir (inmas)- Kantor Kementerian Agama Kab. Rokan Hilir ditunjuk sebagai tempat
diselenggarakannya acara pembinaan Sumberdaya Manusia (SDM) Pengurus Majlis Taklim
se Kab. Rokan Hilir, Jumat (18/6).
Penunjukan
tempat pembinaan ini oleh Kanwil Kemenag Riau atas kerjasama Bidang Urusan Agama
Islam (URAIS) Kanwil Kemenag Riau dan Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kankemenag
Rohil.
Hal ini
disampaikan Kasi Bimas Islam H. Khairul sekaligus sambutan ketua panitia lokal penyelenggara.
“Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Bidang URAIS dan Seksi Bimas Islam,”
ujar H. Khairul.
Kasi
Bimis Islam menjelaskan bahwa jumlah peserta yang mengikuti pembinaan majelis
taklim ini 30 peserta yang merupakan pengurus Majelis Taklim yang ada di 5 Kecamatan
Sinaboi, Bangko, Pekaitan, Batu Hampar dan Rimba Melintang.
Acara
dibuka Kakanwil Kemenag Riau DR. H. Mahyudin, MA dan dihadiri Kabid URAIS merangkap
Plt Kabid Penais Zawa Drs. H. Fairus, Kasi......, Plt Kakankemenag Rohil Drs. H.
Naini, S.Pd.I, seluruh Kasi dan Penyelenggara Kankemenag Rohil.
Plt Kakankemenag
Rohil dalam sambutan ppengantarny mengungkapkan bahwa kegiatan pembinaan
Majelis Taklim ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan wawasan dan
pengetahuan kepada peserta tentang Majelis Taklim, sehingga diharapkan dengan
diadakanya pembinaan ini kedepan majelis taklim yang ada dikabupaten Rokan Hilir
ini bisa lebih berkembang.
Plt mengungkapkan
Majelis Taklim merupakan tempat pengajaran atau pendidikan agama Islam yang
paling fleksibel dan tidak terikat waktu. Majelis Ta’lim juga bersifat terbuka
terhadap segala usia, lapisan atau strata sosial, dan jenis kelamin. Waktu
penyelenggaraannya pun tidak terikat, bisa pagi, siang, sore, ataupun malam
hari. Tempat pengajarannya pun bisa dilakukan di rumah, masjid, mushala,
kantor, aula, halaman (lapangan) dan sebagainya.Â
Selain
itu, sambung H. Naini, Majelis Ta’lim memiliki dua fungsi sekaligus, yaitu
sebagai lembaga da’wah dan lembaga pendidikan non-formal. Fleksibilitas Majelis
Taklim inilah yang menjadi kekuatan sehingga mampu bertahan dan merupakan
lembaga pendidikan Islam yang paling dekat dengan umat (masyarakat). Majelis Taklim
juga merupakan wahana interaksi dan komunikasi yang kuat antara masyarakat
dengan para ustadz, dan antara sesama anggota jamaah Majelis Taklim.
Dengan
demikian Majelis Taklim menjadi lembaga pendidikan keagamaan alternatif bagi
mereka yang tidak memiliki cukup tenaga, waktu dan kesempatan menimba ilmu
agama di jalur pendidikan formal. Inilah yang menjadikan Majelis Taklim
memiliki nilai dan karakteristik tersendiri dibanding lembaga-lembaga
pendidikan keagamaan Iainnya.
Diakhir
arahanya H. Naini berharap kepada seluruh peserta agar dapat mengikui kegiatan
ini dengn serius hingga selesai.
Sementara
itu Kakanwil Kemenag Riau dalam sambutannya mengawali dengan mengingatkan hadirin
agar dalam kegiatan apapun tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan
minimal 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan). Karena pandemi belum
usai.
“Kalau
bukan kita yang sadar akan itu, lalu bagaimana pandemi covid 19 ini akan berakahi,
laksanakan 5M untuk memutus rantai penyebaran virus covid 19,” pesannya.
Ada
tiga pilar utama tentang Sumber Daya Manusia (SDM) pada Majelis Taklim (MT);
jamaah, pengurus dan ustadz/ustadzah. Ketiga komponen tersebut harus terus
ditingkatkan kualitas SDM-nya seiring dengan orientasi pemerintah saat ini;
maju pembangunannya, unggul SDM-nya.
SDM pada MT sangat banyak, diperkirakan jumah jamaah jutaan manusia, pengurus ratusan ribu dan bahkan ustadz / ustadzah juga demikian. Untuk membangun peningkatan kualitas mereka dalam rangka membangun misi ketuhanan (meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah), misi kemanusiaan (terjadi harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang moderat dan toleran) dan misi kebngsaan (memperkuat cinta tanah air) diperlukan regulasi yang saat ini tercermin dalam bentuk hadirnya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor: 29 th. 2019 tentang Majelis Taklim. Keberadaan PMA tersebut mutlak diperlukan, mengingat tanpa PMA sulit meningkatkan kualitas SDM pada MT.
Senada
dengan Plt, Kakanwil berpesan agar peserta mengikuti dengan serius hal hal terkait
dengan peningkatan SDM Pengurus Majlis Taklim yang akan di sampaikan Kabid URAIS.
(Nsh)