Rokan Hilir (inmas)- Gubernur Riau Drs H Syamsuar didampingi Kakanwil
Kemenag Riau Dr. H. Mahyudin, MA dan Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong hadiri
Wisuda Santri dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Santri Pondok
Pesantren Salafiah Asasiyah, Bagansiapiapi (21/8).
Kedatangan Gubri, Kakanwil Kemenag
Dan Bupati Rokan Hilir Beserta Rombongan Dalam Agenda Wisuda Santri Dan
Peletakan batu pertama itu disambut baik para santri dan pimpinan pondok pesantren
Asasiyah.
Dalam kesempatan ini Gubernur
Riau menyumbangkan Kitab Suci Al Quran, Sedangkan Bupati Rohil menyumbangkan
Sembako untuk kebutuhan Santri.
Gubernur Riau terlihat di
dampingi Anggota DPRD Riau Karmila Sari S.Kom , MSi dan Syafrudin Iput serta
Pejabat Tinggi Pratama Pemprop Riau dan Tokoh Masyarakat Rohil Buya Hamka Riau.
Sedangkan Bupati Rohil didampingi
Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, Anggota DPRD Rohil diantaranya Darwis,
Risben Ndwari Saribu. Jaskori, SE dan Ilhamni, S.Tr serta para Asisten dan
Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Rohil , Plt Kakan Kemenag Rohil, Ketua Baznas Rohil
dan undangan lainnya.
Pimpinan Ponpes Buya Ibrahim
Ahmad , S.Pd.I dalam sambutannya mengucapkan ribuan terima kasih kepada
Gubernur Riau dan Bupati Rohil yang telah bersedia memenuhi Undangan yang
disampaikan Ponpes.
“kiranya Bapak Gubernur Riau
berkenan meletakkan batu pertama pembangunan Asrama Putri dengan harapan semoga
dengan keberkahan yang di dapat maka pelaksanaan pembangunan ini berjalan
lancar,”Tutupnya.
Kesempatan yang sama Bupati Rokan
Hilir Afrizal Sintong dalam sambutannya menyampaikan Selamat atas diwisudanya
para santri serta bertekad akan mengerahkan kemampuannya untuk mengembangkan
pondok pesantren sebagai wadah mencetak generasi muda yang dapat diandalkan
dimasa depan. ungkapnya.
Sementara itu Gubernur Riau Drs.
H. Syamsuar MSi dalam amanahnya menyampaikan bahwa Pemerintah Propinsi Riau
sangat peduli terhadap Pendidikan terutama pendidikan agama.
menurut Gubernur Riau fokusnya
pada pendidikan semata mata hanya untuk menciptakan Sumber Daya Manusia ( SDM)
yang unggul dan taqwa sehingga kedepannya ada generasi muda riau yang
berkompeten untuk memimpin Riau kedepannya.
“Kita mengajak seluruh komponen
masyarakat untuk bersama sama mengembangkan pendidikan dengan menjadi donatur
sehingga pembangunan Pondok Pesantren dapat diwujudkan,”Ujarnya.
Gubri juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah meluncurkan program ” Riau Berwakaf ” yang bertujuan salah satunya pengembangan pendidikan terutama pendidikan agama.
“Kita berharap kepada Pondok
Pondok Pesantren bukan hanya mendidikan santri dengan pelajaran agama tetapi
juga harus fokus menciptakan santri santri yang mempunyai jiwa kewirausahaan
sehingga kedepannya dapat mengembangkan ekonomi terutama ekonomi syariah,” Pungkasnya.
(Nsh)