Riau (Kemenag) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, H. Muliardi, menerima secara resmi penyerahan Surat Keputusan (SK) pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Provinsi Riau dari Ketua BWI Riau, H. Abdul Rasyid Suharto, pada Selasa (19/8/2025) di ruang Kabag TU Kanwil Kemenag Riau.
Kakanwil didampingi Kabid Penaiszawa, H. Mas Jekki Amri, dalam acara serah-terima yang sekaligus menjadi ajang audiensi membahas program kerja BWI Riau tahun 2025 serta tindak lanjut rekomendasi Rakernas BWI Perwakilan Provinsi se-Indonesia yang berlangsung 5–7 Agustus 2025 di Jakarta.
Kakanwil Kemenag Riau, H. Muliardi, menyambut hangat penyerahan SK tersebut dan menegaskan komitmen Kemenag untuk mengawal pelaksanaan program wakaf di Riau.
“Kami menyambut baik terbentuknya kepengurusan BWI Provinsi Riau yang baru. Penyerahan SK ini harus kita jadikan momentum untuk memperkuat tata kelola wakaf: pemutakhiran data aset, pembinaan nadzir, dan penerapan wakaf produktif yang nyata manfaatnya bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap agar rekomendasi Rakernas dapat diadaptasi secara kontekstual di Riau sehingga tidak berhenti pada rencana, tetapi segera diformulasikan menjadi program konkret dengan target terukur.
“Kami mendorong rencana aksi yang memuat indikator kinerja, penanggung jawab, dan jadwal pelaksanaan. Sinergi antar-pemangku kepentingan—BWI, Kemenag, Pemda, MUI, dan ormas—harus nyata di lapangan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Riau juga mengucapkan selamat kepada BWI Perwakilan Provinsi Riau yang berhasil meraih predikat Indeks Wakaf Nasional (IWN) tertinggi dan diserahkan langsung kepada Gubernur Riau pada Rakernas BWI Perwakilan Provinsi se-Indonesia di Jakarta.
“Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa pengelolaan wakaf di Riau sudah berada di jalur yang tepat. Capaian ini harus menjadi motivasi untuk semakin meningkatkan kualitas tata kelola wakaf di masa depan,” tegasnya.
H. Mas Jekki Amri, dalam kesempatan tersebut menyatakan kesiapan Kanwil Kemenag Riau untuk memberikan dukungan teknis dan pembinaan administratif kepada pengurus BWI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Kami siap membantu dan bersinergi dengan BWI dalam rangka pengembangan wakaf di Riau. Dengan harapan pengelolaan wakaf lebih akuntabel dan berdampak,” kata Mas Jekki.
Sementara itu, Ketua BWI Perwakilan Provinsi Riau, H. Abdul Rasyid Suharto, menjelaskan ringkasan hasil Rakernas BWI yang akan diturunkan dalam program kerja BWI Riau. Menurutnya, rekomendasi yang dihasilkan, seperti penguatan wakaf uang, pembentukan bank data nadzir, serta pengembangan wakaf produktif yang transparan, akan segera diimplementasikan di daerah.
“Rekomendasi Rakernas menjadi panduan; tugas kita sekarang adalah menurunkannya menjadi program kerja daerah yang konkret. Dengan dukungan Kanwil Kemenag dan Pemda, kita optimalkan potensi wakaf untuk kesejahteraan umat,” ujarnya.
Audiensi ditutup dengan kesepakatan menyusun rencana aksi bersama yang memuat prioritas program, pembagian tugas, serta jadwal tindak lanjut. Penyerahan SK kepada Kakanwil sekaligus menjadi simbol awal konsolidasi antara BWI dan Kemenag Riau dalam memperkuat tata kelola wakaf yang profesional, transparan, dan berdampak sosial. (*)
Kakanwil Kemenag Riau Terima SK BWI, Apresiasi Predikat IWN Tertinggi untuk Riau
Ringkasan:
Riau (Kemenag) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, H. Muliardi, menerima secara resmi penyerahan Surat Keputusan (SK) pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Provinsi Riau dari Ketua BWI Riau, H. Abdul Rasyid Suharto, pada Selasa (19/8/2025) di ruang Kabag TU Kanwil Kemena...