Riau (Inmas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. H. Mahyudin, MA, memberikan pengantar dalam buku biografi yang berjudul Buya H. TM. Busra, BA: Kisah, Perjuangan, dan Inspirasi karya Susanto Al-Yamin dan Ahmad Al-Munawwir. Buku setebal 185 halaman ini berisi tentang kisah dan perjuangan Buya H. TM. Busra, BA terutama dalam mendirikan Pondok Pesantren Al-Munawwarah Kota Pekanbaru.
Dalam pengantarnya, Dr. H. Mahyudin, MA menjelaskan tentang pentingnya figur pimpinan pesantren. Menurutnya, Buya H. TM. Busra, BA merupakan figur pimpinan pondok pesantren yang inspiratif. Buya merupakan pelopor pondok pesantren berbasis kitab kuning di Kota Pekanbaru.
Buya telah mendirikan Pesantren Al-Munawwarah ketika usianya masih muda. Dengan berbekal ilmu, pengalaman, dan kegigihannya dalam berjuang, Pesantren Al-Munawwarah mampu bertahan dan terus berkembang semakin pesat. Sampai saat ini, selain menyelenggarakan pendidikan tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), Pesantren Al-Munawwarah juga telah menyelenggarakan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) tingkat Wustho dan Ulya serta Ma’had ‘Aly. Selain itu, Buya juga telah mendirikan Pondok Pesantren Al-Ikhwan dan RA Az-Zahra.
“Saya sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau sangat mengapresiasi terbitnya buku yang berjudul Buya H. TM. Busra, BA: Kisah, Perjuangan, dan Inspirasi yang ditulis oleh Susanto Al-Yamin dan Ahmad Al-Munawwir ini. Buku ini ditulis dengan bahasa yang enak dibaca, mengalir, dan mudah dipahami sehingga menjadikan kisah dan perjuangan Buya Busra menjadi semakin menarik dan inspiratif”, tulis Mahyudin dalam pengantarnya.
Susanto Al-Yamin selaku penulis buku ini mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Kakanwil Kemenag Riau atas kesediaannya memberikan pengantar. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Kakanwil Kemenag Riau, Dr. H. Mahyudin, MA, telah berkenan memberikan pengantar dalam karya kami. Insya Allah dengan Pengantar ini menjadikan buku kami semakin menarik di mata pembaca”, kata Susanto.
Susanto juga berharap mudah-mudahan buku ini dapat memberikan manfaat dan inspirasi terutama bagi kaum santri. “Mudah-mudahan terbitnya buku ini dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi para pembaca, terutama bagi kaum santri. Saya juga berharap setelah ini semakin banyak santri yang tertarik untuk menulis kisah dan perjuangan para kiyai yang telah berjuang memajukan pondok pesantren di Riau”, harapnya. (mus/ susanto)