0 menit baca 0 %

Kakanwil: Perbaiki Moral Bangsa dengan Memperingati Maulid Nabi

Ringkasan: Perawang (Humas)- Kanwil Kemenag Prov. Riau taja Safari Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1433 H/2012 M (16/02) di Mesjid Besar Baiturridho Kecamatan Tualang, Kab. Siak. Acara safari yang dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Asyari Nur, SH, MM beserta jajaran pejabatnya, Bupati Siak yang...
Perawang (Humas)- Kanwil Kemenag Prov. Riau taja Safari Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1433 H/2012 M (16/02) di Mesjid Besar Baiturridho Kecamatan Tualang, Kab. Siak. Acara safari yang dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Asyari Nur, SH, MM beserta jajaran pejabatnya, Bupati Siak yang diwakili oleh Asisten II, Drs H Syafrilenti, M Si beserta jajarannya, Kakankemenag Kab. Siak, H. Mukhlis, SH beserta jajarannya, Kapolsek Kec. Tualang, Ketua BKMT Kab. Siak, Pimpinan Ponpes I'anatuth Thalibin beserta tenaga pengajar dan siswa/i, dan tokoh-tokoh agama setempat disambut antusias oleh warga Kab. Siak. Hal ini dapat dilihat dari jumlah jamaah yang ikut meramaikan acara Safari Maulid ini. Acara Safari Maulid ini diawali dengan sambutan Kakankemenag Kab. Siak, H. Mukhlis, SH, dimana beliau sangat bangga dengan acara rutin ini karena dengan adanya Safari Maulid Nabi Muhammad SAW maka kita akan selalu mengingat perjuangan Sang Nabi dalam menegakkan kebenaran dalam Islam. “Perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menegakkan Islam tidak hanya untuk dikenang tapi patut kita teladani sehingga kita tidak lalai lagi dalam menjalankan perintah ALLAH SWT, sehingga kita akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik di dalam keluarga maupun di lingkungan kehidupan sosial kita,” papar Mukhlis. Nabi Muhammad SAW merupakan suri tauladan yang patut kita contoh dalam berprilaku sehari-hari agar kita dapat menjalankan perintah ALLAH SWT dan menjauhi larangan ALLAH SWT secara menyeluruh. Penerapan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-harinya juga sebaiknya dapat didukung oleh program-program pemerintah agar masyarakat dapat termotivasi untuk menerapkan akhlak tersebut. Hal ini lah yang disinggung oleh Asisten II Bupati Kab. Siak, Drs. H. Syafrilenti, M.Si, dalam sambutannya, bahwa pada saat ini Bupati Kab. Siak secara perlahan-lahan akan menerapkan beberapa program keagamaan untuk diterapkan dalam masyarakat Kab. Siak. “Program Pertama yang akan dicanangkan adalah mematikan TV pada waktu Shalat Magrib sampai menjelang Shalat Isya dengan maksud pada jam tersebut warga Kab. Siak dapat menjalankan Ibadah Shalat Magrib dengan khusyuk dan ditambah dengan pengajian pada tiap-tiap rumah penduduk, program yang kedua adalah menambah jam pelajaran agama pada sekolah-sekolah negeri agar siswa/i merasa bahwa pelajaran agama merupakan pelajaran yang sama pentingnya dengan pelajaran yang lain. Sebagaimana yang kita tahu jam pelajaran agama sangat minim di sekolah-sekolah negeri sehingga terkadang siswa/i menyepelekan pendidikan agama padahal pendidikan agama merupakan pembentukan moral paling utama bagi kemajuan bangsa. Program yang terakhir yang akan dilaksanakan oleh Pemkab Siak yaitu pendirian Ponpes Al Quran sebagai salah satu institusi pendidikan yang terfokus pada pengembangan pengetahuan Al Quran. Diharapkan dengan adanya program peningkatan moral keagamaan yang akan dilaksanakan oleh Pemkab Siak dapat menciptakan generasi penerus yang berakhlak dan bermoral agamis,” penjelasan Syafrilenti. Hal ini pun dipertegas Asyari Nur dalam Tausiyahnya bahwa pendidikan agama paling dasar adalah pendidikan agama di dalam keluarga. "Maraknya kasus narkoba, miras, dan seks bebas merupakan tamparan yang sangat keras bagi kita sebagai umat Islam terutama tokoh-tokoh agama Islam, karena didalam Islam hal itu merupakan perbuatan yang sangat dilarang dan haram hukumnya". Merubah Akhlak masyarakat bukanlah sesuatu yang mudah tapi kita dapat memulainya dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan masyarakat terdekat. Seperti halnya mulailah Shalat dengan khusyuk, membina keluarga yang samara, dan mengamalkan perbuatan Nabi Muhammad SAW dalam keseharian. Sehingga kebaikan yang dimulai dari diri sendiri dapat berdampak yang baik juga bagi lingkungan masyarakat. (novam)