0 menit baca 0 %

Kakanwil: Segera Tetapkan Arah dan Strategi Pembangunan Keagamaan 2012/ 2013

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, meminta agar semua satuan kerja (Satker) Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau segera menetapkan arah dan strategi pembangunan keagamaan tahun 2012/ 2013.
Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, meminta agar semua satuan kerja (Satker) Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau segera menetapkan arah dan strategi pembangunan keagamaan tahun 2012/ 2013. Karena saat ini tim perencanaan sedang menyusun anggaran tahun 2012/ 2013. Menurutnya, penetapan arah dan strategi pembangunan keagamaan oleh Kabupaten/ Kota sangat perlu dilakukan karena antar satu daerah dengan daerah lainnya tingkat kebutuhan anggaran dan pembangunannya berbeda. Daerah- daerah rawan konflik keagamaan, seperti Kuansing maka tingkat kebutuhan pembangunan keagamaannya non fisik lebih besar dibandingkan daerah lainnya, begitu juga dengan pembangunan fisik keagamaan. "Kalau daerah rawan konflik keagamaan maka yang perlu diprioritaskan adalah anggaran rapat koordinasi dan pembinaan umat beragama, maka anggarannya perlu diakomodir dalam arah dan strategi pembangunan 2012/ 2013. Termasuk penetapan lokasi pertemuan, peserta pertemuan, biaya dan sebagainya," jelas Asyari. Daerah lain yang juga perlu diprioritaskan adalah Kabupaten Pelalawan, dimana daerah yang merupakan hasil pemekaran tersebut termasuk daerah kritis yang perlu pengembangan dan penguatan pembangunan keagamaannya, yang meliputi pembangunan dan penguatan madrasah. "Bukan hanya dua daerah ini yang rawan dan perlu pembangunan dan penguatan keagamaan, Kabupaten/ Kota lainnya juga perlu. Untuk itu dengan adanya kegiatan Penyusunan Data dan Anggaran Satker Kanwil Kemenag Riau akan timbul kesamaan persepsi dalam penyusunan data secara maksimal. Sehingga, pada tahun- tahun mendatang tidak adalagi revisi anggaran," harapnya. (msd)