0 menit baca 0 %

Kakanwil: Tidak Ada Penambahan Kuota Haji Tahun Ini

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Riau Drs. H. Tarmizi Tohor, MA menegaskan bahwa tidak ada penambahan kuota haji untuk musim haji 1433 H/2012 M sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Agama RI. Ini disampaikan dalam amanatnya selaku Inspektur Upacara Mingguan yang dihadiri ole...
Pekanbaru (Humas)- Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Riau Drs. H. Tarmizi Tohor, MA menegaskan bahwa tidak ada penambahan kuota haji untuk musim haji 1433 H/2012 M sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Agama RI. Ini disampaikan dalam amanatnya selaku Inspektur Upacara Mingguan yang dihadiri oleh pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau di halaman kantor, Senin pagi (24/9). “Sesuai dengan ketentuan Menteri Agama RI, sampai saat ini (pagi ini) belum ada informasi tentang penambahan kuota haji untuk tahun ini (2012). Keadaan ini bisa berdampak positip dan bisa pula negatif. Berdampak positif karena tidak ada lagi urusan berkaitan penentuan siapa yang akan berangkat melalui tambahan kuota itu. Berdamapak negatif , karena masih ada beberapa jemaah yang berusia lanjut belum bisa berhaji saat ini, dan ada juga jemaah yang terpisah berangkatnya (hanya satu saja yang berangkat)”, jelas Tarmizi. “Adapun jemaah calon haji Provinsi Riau yang pertama sekali berangkat adalah berasal dari kota Pekanbaru sebanyak 445 orang, termasuk gelombang I kloter 6 BTH (Batam). Akan berangkat siang ini pukul 13.00 Wib (24/9). Setelah menginap selama satu malam di Asrama Haji Batam, besoknya pada tanggal 25/9 pukul 22.00 WIB berlepas dari Bandara Hang Nadim Batam langsung menuju Bandara Amir Muhammad Bin Abdulaziz Airport (AMAA) Madinah. Demikian selanjutnya sampai sebanyak 11 kloter. Kloter terakhir gelombang I yaitu kloter 16 BTH asal Pelalawan dan Kuansing masuk asrama Batam 4 Oktober dan menuju Medinah 5 Oktober. Sedangkan gelombang II, ada satu kloter terpisah yaitu kloter 22 BTH. Jemaah berjumlah 69 orang asal kota Pekanbaru, masuk asrama Batam tanggal 10 Oktober dan menuju Jeddah 11 Oktober”, katanya. Oleh karena itu menurut Kakanwil seluruh pegawai agar siap dan bersedia setiap saat melayani segala pertanyaan dari masyarakat. Kita adalah aparatur Kementerian Agama yang selalu mendapat sorotan masyarakat apalagi hal-hal negatif sangat cepat menyebar. Jagalah sikap, perilaku, perkataan dan perbuatan agar Kementerian Agama menjadi kementerian yang namanya mendapat perhatian masyarakat khususnya hal-hal positip. Dulu orang hampir tidak memperdulikan Kementerian Agama ini, tapi kini masyarakat luas sangat besar perhatiannya apalagi berkaitan dengan penyelenggaraan haji yang melibatkan urusan pembiayaan yang besar. (as).