0 menit baca 0 %

KAMAD NURUL FALAH IKUTI LAUNCHING HARI SANTRI NASIONAL 2021

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Menindaklanjuti surat Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor : B-3027.1/DJ.I/HM.01/09/2021, Tanggal 17 September 2021, Perihal : Undangan Launching Peringatan Hari Santri 2021, maka pada hari Selasa 21 September 2021, Kepala MA...

Indragiri Hulu, (Inmas). Menindaklanjuti surat Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor : B-3027.1/DJ.I/HM.01/09/2021, Tanggal 17 September 2021, Perihal : Undangan Launching Peringatan Hari Santri 2021, maka pada hari Selasa 21 September 2021, Kepala MA Swasta Nurul Falah Air Molek, Hardianto, S.Pd.I mengikuti Launching Peringatan Hari Santri 2021 melalui kanal media sosial Kementerian Agama.
Launching Hari Santri 2021 dilaksanakan di Auditorium HM Rasjidi Thamrin Jakarta dihadiri oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Menko PMK Muhadjir Effendy, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto, Pejabat Eselon I dan II dilingkungan Kemenag dengan menerapkan protokol kesehatan, dimana Hari Santri 2021 mengusung tema Santri Siaga Jiwa dan Raga.
Hari Santri 2021 akan diperingati dengan berbagai kegiatan antara lain pesantren virtual exhibition, sayembara santri siaga jiwa raga, challenge Selamat Hari Santri, Santri Sehari Menjadi Menteri.
Kegiatan lainnya meliputi 22 juta masker untuk santri, malam kebudayaan, pagelaran wayang kulit santri, dan santriversary. Sebagai penutup dilakukan upacara bendera pada 22 Oktober 2021 dengan standar protokol kesehatan yang ketat.
Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam arahannya mengatakan pesantren dan santri adalah sebuah entitas yang memiliki kontribusi yang besar bagi sejarah bangsa Indonesia. Jejaknya panjang bisa diikuti sejak Wali Songo sampai saat ini. Indonesia tidak pernah merdeka jika tidak ada santri, ujar Menag.
Menag mengingatkan kembali tentang 22 Oktober 1945 sebagai momentum lahirnya resolusi jihad yang dikumandangkan oleh Hasyim Ashari yang isinya seruan untuk menentang dan berperang terhadap hadirnya kembali penjajah ke Tanah Air.
NKRI terus memberikan apresiasi kepada pesantren hingga saat ini. Dan puncaknya UU Pesantren lahir pada 2015 dan Perpres Pendanaan Pesantren baru saja ditandatangani Presiden sebagai bentuk perhatian kepada santri, ucap Menag.
Filosofi tema Santri Siaga Jiwa dan Raga, kata Menag Siaga Jiwa bermakna santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah dan ajaran Islam rahmatan lil alamin serta tradisi luhur warisan bangsa. Siaga Raga berarti raga dan buah tenaga santri didedikasikan untuk Indonesia.
Launching Hari Santri 2021 ditandai dengan menabuh genderang oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Menko PMK Muhadjir Effendy, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto dan Dirjen Pendis Muhammad Ali Ramdhani dan perkenalan logo Hari Santri 2021, demikian disampaikan Hardianto, S.Pd.I usai mengikuti kegiatan tersebut di atas kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu.(tulang)