0 menit baca 0 %

Kampung PST Dipersiapkan Sebagai "Kampung Moderasi Beragama" Siak 2022

Ringkasan: Siak (Inmas) - Pihak Kantor Urusan Agama (KUA) dan Petugas Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Tualang terus melakukan pertemuan demi pertemuan bersama pihak Pemerintah Kampung Pinang Sebatang Timur (PST) guna membincang dan mempersiapkan penerapan program Kampung Moderasi Beragama 2022 di Kampung...

Siak (Inmas) - Pihak Kantor Urusan Agama (KUA) dan Petugas Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Tualang terus melakukan pertemuan demi pertemuan bersama pihak Pemerintah Kampung Pinang Sebatang Timur (PST) guna membincang dan mempersiapkan penerapan program Kampung Moderasi Beragama 2022 di Kampung PST. 

Pada Rabu (2/2) kemarin kembali dilakukan pertemuan antara Kepala KUA Tualang, Najamudin SHI, para petugas Penyuluh Agama Islam baik honorer ataupun fungsional bersama pihak Pemkam PST yang dihadiri langsung Penghulu Kampung PST, Heri Suparyan didampingi Ketua BPKam PST dan Sekretarisnya yang dilaksanakan di ruang pertemuan Kantor Kampung PST.

Kepala Kasi Bimas Islam Kamenag Siak, Harman bersama stafnya, Syafii juga kembali berhadir untuk mendukung akan inovasi pembinaan keagamaan bersinergitas di PST ini dan sekaligus  memberikan arahan agar program yangvakan digesa tepat sasaran dan memiliki tujuan yang pasti demi pembangunan masyarakat dibidang keagamaan.

"Kita mendengar dan memandang serta menilai bahwa kehidupan masyarakat di Kampung PST ini sangat beragam terutama dibidang keagamaannya.  Alhamdulillah, hingga setakat ini kehidupan  beragama baik inter agama atau antar agama di Kampung Pinang Sebatang Timur (PST) Kecamatan Tualang Siak harmonis dan kita akan  meningkatkan ini dan mempertahankannya.  Ini juga salah satu alasan kenapa PST dijadikan sebagai pilot program Moderasi Beragama ini. Jika ini berjalan sebqgaimana yang kita sinergikan maka, Siak lah satu-satunya yang memiliki inovasi program seperti ini,"  sebut Najamudin.

Sementara Harman mengarahkan agar kehidupan harmonisasi keagamaan masyarakat bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi seoring dengan adanya program Kampung Moderasi Beragama ini.

"Yang perlu ditekankan adalah bagaimana masing-masing umat beragama terdorong untuk semakin giat menjalankan aktifitas ibadahnya masing-masing tanpa menganggu kepercayaan yang tak sefaham dengannya," pesan Harman. 

Sentara Penghulu PST, Heri menyampaikan ketersediaan dan rasa senangnya akan perencanaan yang digesa. Ini menunjukan bahwa Kampung PST sudah dipandang baiknya.

"Awalnya memang kami di PST merasa terbebani dengan insiden-insiden yangvterjadi beberapa waktu lalu, namun saat ini pelan-pelan mulai tertepis. Dan kami juga ingin bahwa dari program ini ada tafget dan ending yang akan dicapai," harapnya. 

Selanjutnya akan dilakukan pertemuan kembali dengan mengumpulkan semua tokoh dan pemuka agama guna menjalin sinergitas mewujud apa yang dicita-citakan. (ReL)