Riau (Kemenag) - Kampung Zakat merupakan salah satu program sinergi antara Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama dengan Baznas dan lembaga pengelola zakat lainnya. Zakat digulirkan sebagai upaya mengentaskan kemiskinan dan mengangkat ekonomi umat di daerah.
“Pemerintah melalui Kementerian Agama berupaya membantu dalam mensejahterakan masyakatnya dengan membentuk kampong zakat. Melalui program ini, Kementerian Agama mendorong kampung zakat ini bisa berkembang dan tumbuh dengan baik,” demikian disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau H. Muliardi, Kamis (19/9) usai Lounching Kampung Zakat Kab. Bengkalis.
Lebih lanjut Muliardi mengatakan program ini mendorong pengelolaan zakat secara profesional dan transparan. Untuk hal tersbut Kemenag bekerja sama dengan BAZNAS, Lembaga Amil Zakat, dan stakeholder terkait.
“Melalui program ini, Kementerian Agama mendorong kampung-kampung zakat bisa berkembang dan bertumbuh di seluruh daerah di Indonesia. Program Kampung Zakat ini sangat positif dalam pemberdayaan umat, karena sebagai upaya membantu negara dalam meningkatkan perekonomian umat melalui optimalisasi dana zakat tersebut. Kita berharap Kampung Zakat ini bisa menginspirasi bagi kita semua untuk tidak lupa menunaikan zakat. Kampung zakat juga bisa menjadi ikhtiar dalam pengentasan kemiskinan," harapnya.
Ditandai dengan pemotongan pita dan pembukaan tirai papan plang, peresmian Kampung Zakat Desa Boncah Mahang oleh Bupati Bengkalis Kasmarni disalurkan sebanyak Rp 1.315.000.000 sebagai kick off kolaborasi Kampung Zakat.
Dalam kesempatan itu, turut dilakukan penandatanganan berita acara bantuan terhadap Kampung Zakat Desa Boncah Mahang dari Forum Zakat Riau yang terdiri atas Laz Ibadurrahman Rp 150.000.000, Izi Rp 100.000.000, Swadaya ummah Rp 50.000.000, DT Peduli Rp 100.000.000, Laz Energi Kebaikan Rokan Rp 50.000.000, Lazismu Rp 20.000.000, Laz Sahabat Yatim Rp 100.000.000, Rumah Zakat Rp 20.000.000, Mhc Dumai Rp 5.000.000, Rumah Yatim Indonesia Rp 100.000.000, dan total dari Foz Riau sebesar Rp 695.000.000, serta dari Baznas Bengkalis sebesar Rp 400.000.000, Baznas Provinsi Riau Rp 200.000.000 dan Kementerian Agama Rp 20.000.000.
Hadir dalam kesempatan itu, Pimpinan Sementara DPRD Kabupaten Bengkalis M. Arsya Fadillah, Anggota DPRD Bengkalis Hj Anita, Syaiful Ardi, H Misno, Ketua Forum Zakat Riau, M Hasby Alhudri, Wakil Ketua II Baznas Riau, Jamaluddin, Kabid Penaiszawa, Kakan Kemenag Bengkalis beserta Ka. Kan Kemenag Kab/Kota Se Prov. Riau, Ketua Baznas Bengkalis Ismail, Staf Ahli Bupati bidang Politik, Hukum dan Pemerintah, Ed Effendi, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H Bustami HY, dan Undangan lainnya.