0 menit baca 0 %

Kankemenag Inhu Gelar Dialog Isu Aktual Moderasi Beragama di Kampung Moderasi Desa Perkebunan Sungai Lala

Ringkasan: Indragiri Hulu (kemenag) - Rabu, 30 Juli 2025, Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Indragiri Hulu melaksanakan Kegiatan Implementasi Berbasis Lokasi Kampung Moderasi Beragama melalui Dialog Pembahasan Isu Aktual di Desa Perkebunan Sungai Lala, Kecamatan Sei Lala.Kegiata...

Indragiri Hulu (kemenag) - Rabu, 30 Juli 2025, Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Indragiri Hulu melaksanakan Kegiatan Implementasi Berbasis Lokasi Kampung Moderasi Beragama melalui Dialog Pembahasan Isu Aktual di Desa Perkebunan Sungai Lala, Kecamatan Sei Lala.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala KUA Kecamatan Sei Lala, Samsul Hadi, yang mewakili Kepala Kankemenag Kab. Inhu. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya menguatkan moderasi beragama di tengah masyarakat sebagai upaya mencegah konflik sosial dan memperkokoh persatuan bangsa.

Turut hadir Kepala Desa Perkebunan Sungai Lala, Suherlim, yang menyambut baik dan mendukung kegiatan tersebut, seraya berharap nilai-nilai toleransi dan gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat desa.

Sebagai narasumber utama, hadir Sekretaris Umum LAMR Kabupaten Indragiri Hulu, H. Rajuki Ridwan, S.Ag., M.A., yang juga menjabat sebagai Kasi Pendidikan Agama Islam Kankemenag Kab. Inhu. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa moderasi beragama bukan berarti menyeragamkan keyakinan, tetapi mengajak semua pihak untuk menempatkan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sumber konflik.

"Dialog seperti ini sangat penting sebagai ruang refleksi bersama agar kita tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu sensitif yang dapat memecah belah umat," ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Implementasi Kampung Moderasi Beragama yang ditaja oleh Seksi Bimas Islam Kankemenag Kab. Inhu. Desa Perkebunan Sungai Lala dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan karena dinilai memiliki keragaman sosial keagamaan yang harmonis dan potensi kuat dalam penguatan nilai-nilai moderasi.

(Reski)