Rokan Hilir (Kemenag) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir melalui Seksi PHU secara resmi menggelar kegiatan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Rokan Hilir tahun 1446 H/2025 M. Selasa, (29/4/2025) di gedung serbaguna H. Misran Rais, Jl. Utama Bagansiapiapi.
Mengawali sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Khairul mengucapkan terimakasih kepada CJH yang telah hadir memenuhi undangan dari Kementerian Agama dalam hal pelaksanaan manasik tingkat Kabupaten tersebut. Khairul katakan, manasik haji adalah sesuatu yang amat penting bagi CJH sebagai bekal dalam pelaksanaan ibadah haji demi meraih haji mabrur.
Lebih lanjut, dihadapan 230 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Rokan Hilir menyoroti tiga hal penting yang harus dipegang teguh oleh setiap CJH. Beliau menekankan pentingnya ta'aruf, tafahum dan ta'awun.
"Kita terdiri dari berbagai kecamatan, kampung, suku, dan berbagai bahasa yang berkumpul dalam satu kelompok CJH Kabupaten Rokan Hilir, tentu dari banyaknya kita, banyak pula ragam yang ada, mari kita saling ta'aruf dan kenal mengenal menjadi satu kesatuan tanpa pembedaan," ujar H. Khairul.
"Penting bagi kita untuk saling ta'aruf dan mempererat tali silaturahmi antar sesama jamaah, "Perjalanan haji adalah perjalanan yang panjang dan penuh kebersamaan. Manfaatkan kesempatan ini untuk saling mengenal, disaat kita butuh bantuan kita sudah ada kenalan dan keluarga yang langsung peduli dengan kita," lanjutnya.
Pesan kedua yang ditekankan adalah tafahum, yang berarti saling memahami dan saling mengerti diantara sesama jemaah. "Bahasa, sikap dan karakter yang kiti miliki pasti berbeda, jadikan perbedaan itu sebagai sesuatu yang harus kita pahamin agar kita selalu kokoh dalam kebersamaan," ujar H. Khairul.
Pesan penting ketiga ialah, ta'awun yakni saling tolong menolong, H. Khairul mengajak CJH untuk saling tolong menolong dalam hal kebaikan dan menyingkirkan sikap ego yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.Â
Terakhir, H. Khairul berpesan mengenai pentingnya menjaga kekompakan dan persatuan selama menjalankan ibadah haji. "Kita semua adalah tamu Allah. Jaga nama baik daerah dan negara kita dengan bertindak sopan, saling menghormati, dan menjaga persatuan," tegasnya
"Ibadah haji adalah ibadah yang membutuhkan kesabaran, kebersamaan, dan saling pengertian. Dengan saling mengenal, memahami, dan membantu satu sama lain, insya Allah perjalanan ibadah kita akan berjalan dengan lancar dan mabrur," tutup H. Khairul.
Dalam kegiatan manasik yang dibuka secara resmi oleh Ka. Kanwil Kemenag Riau H. Muliardi ini terjadwal berlangsung selama 2 hari diisi dengan penyampaian berbagai materi terkait ibadah haji oleh narasumber yang berkompeten dibidangnya seperti Kebijakan Pemerintah Indonesia tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh, Kebijakan Pemerintah Terhadap Jemaah Haji Lansia, Alur Perjalan Ibadah Haji, Kebijakan Pemerintah Arab Saudi tentang Penyelenggaraan Ibadah Hajindan Umroh dan Kebijakan Pelayanan Kesehatan Haji.Â
Turut Hadir, Ka. Kanwil Kemenag Prov. Riau, Para Kasi Lingkup Kankemenag Rokan Hilir, Tim dari Dinas Kesehatan, Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, Pimpinan BRK Syariah Bagansiapiapi, Pimpinan BSI Bagansiapiapi, Panitia Manasik. (Humas)