Meranti(Kemenag)— Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Seksi Bimas Islam menggelar kegiatan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah), Jumat (18/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Kementerian Agama RI yang bertujuan memberikan pemahaman kepada remaja tentang pentingnya menunda pernikahan dini demi masa depan yang lebih baik.
Kegiatan BRUS yang berlangsung di Selatpanjang ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Meranti, Sulman. Dalam sambutannya, Sulman menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta dan menekankan pentingnya pendidikan dan pembentukan karakter remaja agar terhindar dari risiko pernikahan usia dini.
“Remaja adalah aset bangsa yang harus dibekali dengan pengetahuan dan wawasan tentang kehidupan, termasuk kesiapan menuju pernikahan. Jangan terburu-buru, karena membangun rumah tangga butuh kesiapan mental, emosional, dan ekonomi,” ungkap Sulman.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa-siswi dari SMA/MA sederajat yang berada di sekitar wilayah Selatpanjang. Peserta tampak antusias mengikuti rangkaian materi yang disampaikan oleh Muhammad Rizki, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tebing Tinggi.
Materi yang disampaikan tak hanya bersifat informatif, namun juga disajikan secara interaktif melalui sesi dialog dan tanya jawab. Para peserta diberi ruang untuk mengungkapkan pandangan, bertanya, dan berdiskusi seputar isu pernikahan dini dan tantangan remaja masa kini.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Meranti berharap para pelajar semakin memahami pentingnya membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan dan perencanaan hidup yang matang, serta menghindari pernikahan yang belum waktunya. (T)