Meranti (Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, melalui penyelenggara buddha Kantor Kementerian Agama Kepulauan Meranti, Melaksanakan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dengan tema "Perkuat Komitmen Kebangsaan dan Jiwa Nasionalisme Dalam Wadah NKRI". Bertempat di Aula SMB Bodhi Ratana. Senin (31/1)Â
Dalam kesempatan ini Ketua panitia pembinaan Ideologi Pancasila Mettawati. S. Ag menyampaikan, kegiatan ini adalah amanah yang harus di laksanakan yang telah di amanahkan oleh negara.
"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan serta memupuk rasa cinta tanah air sesama umat Buddha atau pun atara umat buddha dan umat agama yang lain". Jelas Mettawati.Â
Dalam kesempatan ini Kakan Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti dalam pembukaan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila mengingatkan pentingnya Vaksinasi dan menjaga protokol kesehatan covid-19.Â
Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, etnis, agama, budaya, bahasa dan lain-lainnya, Negara ini bernama indonesia, didirikan oleh para pendahulu bangsa dengan darah dan air mata, bendera merah putih sebagai lambang negara, pancasila sebagai ideologi negara menjadi perekat dan pemersatu NKRI dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Tegas Drs. H. Sulman.Â
Dalam penyampaian Materinya Drs. H. Sulman menyampaikan bahwa Perbedaan jangan di jadikan alasan untuk berpecah belah, namun jadikan sebagai khazanah kekayaan yang tidak ternilai yang menjadi kekuatan untuk maju bersama-sama.Â
Seluruh fasilitas-fasilitas yang telah di sediakan negara berupa sarana dan prasarana serta tempat ibadah mohon di jaga bersama-sama dan sebagai sarana memupuk pemahamahan dalam agama masing-masing agar bisa saling menghargai dan menghormati antar pemeluk agama.Â
Kakan Kemenag juga meminta setiap umat beragama mampu memaknai dan menyelami makna pancasila, karena dengan memaknai dan menyelami pancasila akan tercipta masyarakat yang memegang teguh agama dan kepercayaannya masing-masing namun tetap menghargai umat yang lainnya, yang tidak seagama dan sekepercayaan dengan nya.Â
"selami dan maknai pancasila, maka akan tercipta pribadi yang memegang teguh agama namun tetap toleran". Pungkas Drs. H. Sulman.
Hadir dalam kegiatan ini, Penyelenggara Buddha Kantor Kemenag Meranti, Ketua yayasan Bodhi Ratana, Penyuluh Agama Buddha, Guru Pembina SMB Bohdi Ratana, Tokoh agama dan umat buddha desa sesap.Â
Selain itu turut hadir juga dari Danramil Selatpanjang Agus Waskito memberikan Materi penerapan nilai pancasila dalam memperkokoh NKRI. (Inmas)Â