Riau (Kemenag) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, H. Muliardi, membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Wakaf Uang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (3/9/2025). Tampak mendampingi Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penaiszawa), H. Mas Jekki Amri, serta Kepala Kantor Kemenag Indragiri Hilir, H. Harun.
Dalam sambutannya, Muliardi mengajak ASN Kementerian Agama untuk menjadi garda terdepan dalam menggerakkan wakaf uang. Ia menekankan, kontribusi ASN tidak hanya sekadar berwakaf, tetapi juga menyebarkan informasi dan mengedukasi masyarakat agar semakin memahami manfaat wakaf uang.
“ASN Kemenag harus berperan aktif dalam pelaksanaan gerakan wakaf uang dan ikut mempublikasikannya secara masif. Dana wakaf ini dikelola langsung oleh nadzir yang ditunjuk resmi, yaitu Badan Wakaf Indonesia, sehingga aman dan bermanfaat bagi umat,” ujar Muliardi.
Lebih lanjut, Muliardi menegaskan bahwa wakaf uang dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung kemaslahatan umat. Karena itu, peran aktif ASN sangat diperlukan. Dana wakaf uang yang terkumpul akan dikelola secara profesional melalui lembaga investasi syariah yang dijamin oleh negara, sehingga memberi manfaat luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kabid Penaiszawa H. Mas Jekki Amri menjelaskan bahwa program wakaf uang ASN ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2024.
“Gerakan wakaf uang ini bukan hanya ibadah personal, tetapi juga bentuk kontribusi nyata ASN dalam memberdayakan umat. Wakaf uang yang dikumpulkan akan dikelola secara transparan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara langsung,” jelas Mas Jekki.
Ia juga menambahkan bahwa setiap ASN yang berpartisipasi akan tercatat melalui aplikasi SatuWakaf ASN Kemenag.Â
“Dengan aplikasi ini, setiap rupiah wakaf ASN tercatat resmi dan akuntabel. ASN bisa langsung memantau partisipasinya, dan ini menjadi bukti nyata komitmen kita dalam membangun ekonomi keumatan,” imbuhnya.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para pejabat, kepala madrasah, kepala KUA, penyuluh agama, hingga pelaksana di lingkungan Kemenag Indragiri Hilir. Suasana penuh antusiasme terlihat dari peserta yang siap mendukung gerakan wakaf uang sebagai bagian dari penguatan peran ASN dalam pembangunan sosial dan keagamaan.
Dengan adanya gerakan wakaf uang ini, Kementerian Agama berharap ASN tidak hanya menjadi teladan dalam beragama, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi berbasis keumatan di Riau, khususnya Indragiri Hilir.