Riau (Kemenag) - Usai melakukan penanda tanganan Perjanjian Kinerja (Perkin) 2025, yang dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H. Muliardi, M. Pd, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Rahmat Suhadi, M. Pd dilakukan kegiatan Sosialisasi Penyusunan Capaian Kinerja 2025, Senin (23/12/24) di Aula Kanwil Kemenag Riau. Kegiatan ini diikuti Kepala Bidang, Pembimas, Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Kab. Kota dan kepala Mandrasah se Provinsi Riau serta operator Perkin masing – masing satuan kerja.Â
Pada kesempatan ini Plt. Kabag tata Usaha didampingi Pengelola Perkin Bagian Tata Usaha dan Pendidikan Madrasah membahas Perjanjian Kinerja tahun 2025 sesuai Perkin yang sudah ditanda tanganin Ka. Kanwil di Jakarata baru – baru ini
Didalam Perkin 2025 terdapat 25 sasaran kegiatan dan 96 Indikator Kinerja, yakni (1) Meningkatnya frekeuensi isu-isu kebebasan beribadah, (2) Meningkatnya kualitas penyiaran agama yang berdampak pada spiritual, sosial dan event keagamaan, (3) Peningkatan kemitraan lembaga agama dan ormas keagamaan, (4) Meningkatnya sarana pendukung pelayanan keagamaan (5) Meningkatnya kualitas penyuluhan agama (6) Meningkatnya akses Catin terhadap layanan bimbingan perkawinan (7) Meningkatnya partisipasi keluarga dalam layanan bimbingan keluarga (8) Meningkatnya kualitas pelayanan KUA (9) Meningkatnya kualitas pelayanan jemaah haji (10) Meningkatnya kualitas pelayanan pendaftaran ibadah haji (11) Meningkatnya kualitas pembinaan jemaah haji (12) Meningkatnya kualitas penerimaan Zakat dan Wakaf/dana Sumbangan/sosial Keagamaan (13) Meningkatnya Profesionalitas Lembaga Dana Sosial Keagamaan (14) Meningkatnya pemerataan akses Pendidikan yang berkualitas (15) Meningkatnya persentase penyelesaian pendidikan MA/Ulya/SMTK/SMAK/Utama Widyalaya/sederajat (16) Meningkatnya kualitas penilaian pendidikan (17) Meningkatnya kualitas penerapan kurikulum yang inovatif (18) Meningkatnya layanan pendidikan yang bermutu (19) Meningkatnya kualitas pendidikan vokasi berbasis kerjasama (20) Menguatnya pendidikan karakter siswa (21) Meningkatnya kualitas lingkungan belajar (22) Meningkatnya kepeloporan dan kesukarelawanan pemuda dan pengembangan pendidikan keperamukaan (23) Menguatnya Implementasi Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif (PAUD-HI) (24) Meningkatnya kualitas pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan (25) Meningkatnya tata kelola organisasi yang efektif dan akuntabel.Â