0 menit baca 0 %

Kanwil Kemenag Riau Tegaskan Diklat Kepala Labor PAI Kuansing Diakui Resmi, Siap Diperluas ke Tingkat Provinsi

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Kementerian Agama Provinsi Riau menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Kompetensi Kepala Labor Pendidikan Agama Islam (PAI) Angkatan 4, 5, dan 6.

Kuansing (Kemenag) โ€“ Kementerian Agama Provinsi Riau menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Kompetensi Kepala Labor Pendidikan Agama Islam (PAI) Angkatan 4, 5, dan 6. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, (17/12/2025), bertempat di SMP Negeri 5 Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, sebagai bagian dari strategi penguatan pembelajaran PAI yang berorientasi pada karakter, spiritualitas, dan profesionalisme pendidik di satuan pendidikan.

Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Syahrudin, hadir sebagai pemateri utama secara daring melalui Zoom Meeting. Dalam arahannya, Syahrudin menegaskan bahwa diklat yang diselenggarakan oleh Seksi PAPKIS Kemenag Kuantan Singingi telah memenuhi ketentuan dan diakui sebagai tambahan jam tatap muka resmi. โ€œDiklat yang diselenggarakan saat ini sudah diakui dan memenuhi jam tatap muka, serta akan kami kembangkan pelaksanaannya di tingkat Provinsi Riau,โ€ tegas Syahrudin.

Menurut Syahrudin, diklat ini memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan peningkatan kualitas pendidikan agama Islam, khususnya dalam membangun kompetensi manajerial, pedagogik, dan inovasi media pembelajaran PAI. Ia menilai penguatan kapasitas kepala labor PAI menjadi kunci agar pembelajaran agama mampu bersaing secara kualitas dan daya tarik dengan mata pelajaran lainnya. โ€œPAI harus dikelola secara profesional dan inovatif agar tetap relevan dan diminati peserta didik,โ€ ujarnya dalam pemaparan materi.

Selain penguatan kompetensi teknis, Syahrudin juga menekankan pentingnya keteladanan guru dalam pembinaan karakter dan spiritual siswa. Ia menegaskan bahwa pendidikan agama tidak hanya disampaikan melalui materi ajar, tetapi melalui sikap dan perilaku pendidik dalam keseharian. โ€œGuru harus memberikan contoh, baik dalam cara berpakaian, sikap, perilaku, maupun dalam aspek kehidupan lainnya, karena keteladanan adalah inti dari pendidikan karakter,โ€ ungkapnya. Pesan ini menjadi penekanan utama dalam rangkaian diklat tersebut.

Kegiatan diklat dimulai pukul 07.30 WIB dan dipandu oleh Zulkifli, staf Seksi PAPKIS Kemenag Kuantan Singingi, serta didampingi Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kemenag Kuantan Singingi, Burdianto. Pemateri perdana diisi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kuantan Singingi, Zulmaswan, yang menyoroti pentingnya sinergi antara kebijakan pendidikan daerah dan penguatan pendidikan agama. Melalui diklat ini, Kementerian Agama berharap lahir kepala labor PAI yang profesional, inspiratif, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan di sekolah. (YZG)