0 menit baca 0 %

Kasi Bimas Islam Kemenag Inhil Jadi Narasumber Sosialisasi Early Warning System di KUA Tembilahan

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menggelar kegiatan Sosialisasi dan Konseling Awal program Early Warning System. Acara yang berlangsung di Aula Kantor KUA Kecamatan Tembilahan pada Rabu (6/8/2025) ini bertujuan untuk pencegahan d...

Tembilahan (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menggelar kegiatan Sosialisasi dan Konseling Awal program Early Warning System. Acara yang berlangsung di Aula Kantor KUA Kecamatan Tembilahan pada Rabu (6/8/2025) ini bertujuan untuk pencegahan dini permasalahan sosial, khususnya dalam lingkup rumah tangga dan masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting di Kecamatan Tembilahan, termasuk beberapa lurah, ketua RT, tokoh masyarakat, serta seluruh penyuluh agama Islam, baik PNS maupun PPPK. Total peserta yang hadir dalam sosialisasi ini berjumlah kurang lebih 30 orang.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Inhil, H. Hairuddin, hadir sebagai narasumber utama. Ia menyampaikan materi terkait pentingnya peran serta masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah masalah sedini mungkin. "Kegiatan Early Warning System ini sangat penting untuk membangun ketahanan keluarga dan masyarakat. Peran tokoh masyarakat, lurah, dan RT sangat krusial sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi masalah sebelum menjadi lebih besar," ujar H. Hairuddin.

Kepala KUA Kecamatan Tembilahan, H. Rasyidi menambahkan bahwa sosialisasi ini adalah langkah awal yang strategis. "Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, sinergi antara KUA, pemerintah kelurahan, dan tokoh masyarakat semakin kuat. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang harmonis dan mencegah terjadinya konflik sosial, terutama yang berkaitan dengan isu-isu keluarga," tuturnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti materi dan sesi diskusi. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan tercipta kesadaran kolektif untuk lebih proaktif dalam menjaga stabilitas sosial di wilayah Kecamatan Tembilahan. (Ria/ Ikhsan)