Mandau (Kemenag) โ Aula Pondok Pesantren Hubbulwathon dipenuhi suasana haru dan semangat pada Ahad (14/9/2025) saat digelar Pembukaan Manasik Haji Serentak Rayon Mandau. Kegiatan akbar ini diikuti sekitar 250 calon jamaah haji 2026, serta dihadiri para kepala KUA se-rayon Mandau dan pengurus empat KBIHU.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Bengkalis melalui Kasubbag TU, Ibrahim. Dalam sambutannya, ia menekankan betapa pentingnya mempersiapkan diri secara matang sebelum menunaikan ibadah haji.
โIkutilah manasik ini dengan sebaik-baiknya. Haji adalah rukun Islam yang harus disempurnakan pelaksanaannya. Persiapan bukan hanya fisik dan administrasi, tetapi juga hati dan jiwa agar perjalanan suci ini benar-benar bermakna,โ pesan Ibrahim dengan penuh ketegasan dan kelembutan.
Manasik Sebagai Bekal Spiritual
Ia juga mengingatkan bahwa bimbingan manasik bukan sekadar acara seremonial, melainkan pembekalan spiritual dan teknis yang akan menjadi bekal utama ketika jamaah berada di Tanah Suci. Dengan manasik, jamaah akan terlatih menghadapi setiap rangkaian ibadah, mulai dari thawaf, sai, wukuf, hingga melontar jumrah.
Antusiasme Jamaah
Para jamaah yang hadir tampak khusyuk mendengarkan setiap arahan. Sebagian bahkan tak mampu menyembunyikan rasa haru, menyadari bahwa langkah mereka menuju Baitullah kian dekat. Kehadiran para pengurus KBIHU dan para kepala KUA memberi dukungan moral tersendiri, menambah semangat kebersamaan dalam persiapan ibadah haji.
Haji: Perjalanan Suci yang Tak Tergantikan
Melalui momen ini, Ibrahim menegaskan bahwa haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan rohani yang mengubah hati dan kehidupan. Oleh karena itu, ia berpesan agar seluruh calon jamaah menjadikan manasik sebagai ajang melatih kesabaran, kebersamaan, dan keikhlasan.
Dengan dibukanya manasik haji serentak ini, diharapkan para calon tamu Allah semakin siap menyongsong panggilan suci, melangkah dengan hati yang mantap, dan pulang membawa predikat haji yang mabrur.