Kampar (Kemenag) – Dalam agenda rutinnya menyambangi
dan melakukan pertemuan dengan pihak MDTA-MDTA di Kabupaten Kampar, Kasi PD Pontren
Ahmad Fadhli hadir di Kec.Tambang pada Ahad (10/11/2024). Pada pertemuan
tersebut, Ahmad Fadhli menyuarakan dan memohon dukungan kepada seluruh Kepala
MDTA dan dewan guru untuk menjadikan Kabupaten Kampar sebagai Negerinya Para Santri.
Para dewan guru dan Kepala MDTA yang tersebar di Kecamatan
Tambang sangat antusias mengikuti pertemuan tersebut. Selain membahas dan
melaporkan bagaimana perkembangan proses belajar mengajar di MDTA
masing-masing, sesi ini juga dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi terbaru
perihal insentif para guru MDTA. Dalam kesempatan yang sama, seluruh peserta
pertemuan juga antusias mendengar deklarasi tentang menjadikan Kabupaten Kampar
sebagai Negerinya Para Santri.
“Kepala Kantor Kemenag Kampar Fuadi Ahmad telah
mendeklarasikan Kabupaten Kampar sebagai Negerinya Santri pada momen upacara
Hari Santri di Pondok Pesantren Ar-Rahmah Petapahan pada 20 Oktober lalu. Maka
dari hari tersebut, telah dimulai langkah awal kita untuk menyuarakan dan
mengkampanyekan tagline tersebut,” ujar Fadhli.
Seluruh satuan pendidikan keagamaan dibawah Kementerian
Agama Kab.Kampar seperti MA, MTs, MI, RA, Pondok Pesantren, MDTA, dan
lain-lain, bisa diberikan sebutan santri terhadap peserta didiknya. Ini juga
merupakan sebuah pembaharuan yang akan mulai dibiasakan di lingkungan Kemenag
Kampar.
“Mulai dari sekarang, Bapak/Ibu sekalian bisa mulai
memanggil anak-anak kita dengan sebutan santri. Anak-anak kita di MDTA, juga
adalah anak-anak yang menuntut ilmu agama Islam, pelajar di lembaga pendidikan
Islam. Yang demikian itu juga adalah pengertian dari Santri” pungkas Fadhli. (Cicy/Fatmi/Agus)