Indragiri Hulu, (Inmas). Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional berbasis Islami yang mendalami ilmu-ilmu agama Islam sebagai kajian utamanya dan menerapkannya sebagai amal dalam kehidupan sehari-hari. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional mempunyai peran besar dalam mencerdaskan anak bangsa untuk, membentuk kepribadian, memantapkan akhlaq dan melengkapinya dengan pengetahuan.
Dengan karakteristik kewirausahaannya, pondok pesantren sangat erat kaitannya dengan konsep bisnis yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat dari sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kontribusi pesantren dari sisi ekonomi adalah dengan meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui wirausaha, kemudian dari sisi sosial mampu mengurangi pengangguran, serta pesantren juga mampu menjaga lingkungan/pelestarian alam. Untuk mewujudkan hal tersebut perlu dilaksanakan pembinaan oleh para pihak terkait.
Kamis 22 Februari 2024, Kasi PD. Pontren Kankemenag Kab. Inhu H. Syahril, S.Ag.,MH (urut dua dari sisi kanan) membersamai Plt. Kabid PAPKIS (Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam) Kanwil Kemenag Provinsi Riau Drs. H. Dahlan, MA (Jabatan: Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda Pada Bidang Pakis Kanwil Kemenag Provinsi Riau) bersama Pamong Belajar Seksi Ma’had Aly dan Pondok Pesantren Bidang PAPKIS (Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam) Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Dr. H. Muhammad Fakhri, M.Ag melaksanakan kegiatan Pembinaan Pendidikan dan Bisnis Pada Pondok Pesantren Kab. Inhu, tempat: Ponpes Asy-Syaakiriin, Kecamatan Sungai Lala.
Kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu disampaikan Kasi PD. Pontren H. Syahril bahwasanya fungsi pesantren berupa pemberdayaan masyarakat sehingga dapat menjadikan pesantren mandiri secara finansial. Dengan hal tersebut, pesantren dapat menggaji guru-gurunya juga mampu memberikan kesejahteraan kepada seluruh pengelola yang terkait dengan pesantren sekaligus dapat pula menghidupkan perekonomian masyarakat sekitar.(tulang)