Bangkinang Kota ( Kemenag )--Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama Kabupaten Kampar, H. Maswir, MA, menghimbau kepada seluruh pengelola Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) agar kembali menghidupkan gerakan didikan subuh di Kabupaten Kampar.
Himbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan apel di ruang terbuka Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar pada Selasa, 15 Juli 2025.
Menurut H. Maswir, gerakan didikan subuh sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak yang religius, cinta masjid, serta terbiasa membaca dan mengamalkan Al-Qur’an sejak dini. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif di era digital saat ini.
"Kami mengajak seluruh masyarakat, terutama orang tua, tokoh agama, dan pengurus MDA serta TPQ, untuk bersama-sama menghidupkan kembali didikan subuh. Ini adalah warisan pendidikan yang sangat baik, dan harus kita kuatkan kembali di tengah masyarakat," ujar H. Maswir.
Ia juga berharap adanya sinergi antara lembaga pendidikan keagamaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan program ini demi membangun generasi Kampar yang berakhlak mulia dan kuat iman. Pungkas MaswirÂ