Kampar ( Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs. H. Alfian M.Ag yang diwakili Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Drs. H. Muhammad Yamin menghadiri acara Pembukaan Pekan Al Qur’an ke I dan Wisuda Tahfidz PPMTI Tg. Berulak, Rabu, 03 Maret 2021 dengan mengusung Tema "Dengan gemar membaca Al Qur’an kita bentuk karakter generasi muda yang berprestasi dan Islami serta kita tingkatkan silaturahmi antar sesama"
Turut hadir pada acara tersebut Anggota DPD RI Bapak Edwin Pratama Putra, SH., Aisten II Suhermi, ST, MT mewakili Bupati Kampar, Wakil Ketua DPRD Kampar Bapak Repol, S.Ag, Tokoh Masyarakat Riau Bapak DR.H. Ilyas HU, SH.MH., dan Bapak Syamsul Mukamar, S.Ag, Sekcam mewakili Camat Kampar, Kepala Desa Se kecamatan Kampar dan para tamu undangan.
Dalam Laporannya Ketua Panitia Samsul Aidi S.Ag menyampaikan Kegiatan Pekan Al Qur’an ini berlangsung sepekan mulai tanggal 3 S/d tanggal 9 Maret 2021. Adapun yang di perlombakan antara lain 1. Lomba Tahfidz Juz 30 tongkat SD/MI Sederajat, 2. Lomba Tahfidz 5 Juz Tk. SMP/Mts sederajat, 3. Lomba Tilawatil Qur’an tk. SMP/MTs sederajat, 4. Lomba Fahmil Qur’an Tk. SMP/Mts Sederajat,5. Lomba Syarhil Qur’an Tk. SMP /MTs sedrajat dan Lomba Azan Untuk Tk. SD/MI sederajat.
Selanjutnya Pemasangan baju Wisuda kepada santri yang telah menyelesaikan hafalannya yaitu : 1. Muhammad Haikal Al Hafidz dan Muhammad Farhan Al Hafidz oleh Bapak Edwid Pratama, SH dan pemasangan Sorban oleh oleh bapak Suhermi ST
Sementara Pimpinan Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (PPMTI) Dr. Zulkifli, M.Ed dalam sambutannya menyampaikan seorang Hafidz Al Qur’an akan memberikan syafaat kepada kedua orang tuanya, Keluarganya di akhirat kelak Insyaallah. akan memberikan syafaat luar biasa. Maka oleh sebab itu kita dukung bersama program tahfizul Qur’an yang ada di Pondok kita ini. Tidak ada yang kita banggakan hari ini mungkin kekayaan dan harta benda yang semuanya datang dari Allah selain hafifz Hafizhah yang merupakan kebanggaan kita. yang telah mempersembahkan kepada orang tuanya, kelak diakhirat nanti anak yang solihlah yang akan menolong orangtuanya dari panasnya api neraka, yaitu anak yang senantiasa menghafal Al-qur’an dan memuliakanya.
Menutup sambutannya perkembangan pondok pesantren kita saat ini cukup pesat perkembangannya pasca kebakaran dan alhamdulillah sudah di bangun dengan swadaya masyarakat sebanyak 14 ruang karena antusias para orang tua untuk memasukkan anaknya ke pondok kita ini Ungkapnya. ( Ags/Usm/Ftm)