Pekanbaru (Inmas) Kepala Seksis Pendidikan Diniyah dan
Pondok Pesantren Dr. H. Rialis, M.Pd sebagai narasumber penutup dalam acara
Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) dengan Tema Pelatihan Pembelajaran Madrasah
Diniyah bagi guru MDTA di lingkungan Kota Pekanbaru.di Aula Besar Kantor
Kementerian Agama Kota Pekanbaru. Sabtu (13/02/2021).
Kasi PD Pontren tersebut menyampaikan beberapa motivasi
untuk memajukan sistem manajemen dan pengembangan sumber daya manusia kepada
Kepala MDTA yang hadir sebagai peserta pelatihan. Beliau memaparkan bahwasannya
untuk menghasilkan kualitas terbaik dari seorang guru harus selalu diberi
motivasi, dorongan, dan pembinaan yang rutin dari kepala madrasah. Selain itu,
beliau memberikan contoh dari video singkat mengenai pengorbanan elang, yang
mana elang tersebut setelah memasuki umur 40 tahun paruhnya tidak akan
membengkok, kecepatan kepakan sayapnya akan berkurang, dan kekuatan cengkraman
dan ketajaman cakarnya juga berkurang, dan tidak akan dapat bertahan hidup.
Maka elang tersebut harus melewati 150 hari untuk
berubah, pertama dengan mematahkan paruhnya yang sudah bengkok di atas sebuah
batu, kemudian mematahkan cakarnya yang tidak tajam lagi, dan mencabut
bulu-bulu sayapnya hingga tumbuhlah bulu sayap yang baru. Setelah elang
tersebut melewati masa yang sangat menyakitkan tersebut barulah sang elang seperti
terlahir kembali dan dapat bertahan hidup hingga 30 tahun kedepan. Dari contoh
di atas Kasi PD Pontren memberikan semangat pengorbanan, perjuangan, dan peningkatan
kapasitas diri untuk bertahan dan berusaha menjadi yang terbaik.(Rizq)