0 menit baca 0 %

Kasi Pendis : Peringati HGN, Tanoto Apresiasi Guru Melalui Tanoto Facilitator Gathering 2020

Ringkasan: Dumai (Inmas) Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. Sarifuddin kembali mengikuti Acara Tanoto Facilitator Gathering (TFG) 2020 pada hari kedua yang digelar oleh Tanoto Foundation, dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada tanggal 25 November...

Dumai (Inmas) – Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. Sarifuddin kembali mengikuti Acara Tanoto Facilitator Gathering (TFG) 2020 pada hari kedua yang digelar oleh Tanoto Foundation, dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh pada tanggal 25 November 2020.

Acara tahunan ini ditujukan untuk memberi apresiasi kepada fasilitator Program PINTAR yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas di daerah mitra, serta dosen di LPTK mitra Tanoto Foundation.

“Kita kembali ke hakikat awal dari pembelajaran dengan memberikan arahan kepada murid dan murid lah yang menjadi aktor di dalam pembelajaran,” ujar CEO Global Tanoto Foundation Satrijo Tanudjojo.

Dalam acara tersebut, “Para fasilitator diberi pelatihan untuk mengembangkan kapasitas dalam pembelajaran, saling belajar dan membangun jejaring antar fasilitator, juga mendengarkan inspirasi dari berbagai pembicara dan pengisi acara,” terang Kasi Pendis Drs. Sarifuddin kepada Humas menyampaikan penjelasan dari CEO Global Tanoto Foundation Satrijo Tanudjojo.

“Mereka akan belajar dari konten digital, dari sumber yang sudah ada dan tugas Guru adalah untuk memandu konten apa yang perlu dipelajari tanpa membatasi wawasan yang murid bisa belajar dari konten digital itu,” tuturnya.

Kasi Pendis Drs. Sarifuddin juga menekankan, bahwa masa pandemi menjadi momentum bagi tenaga pendidik untuk mengubah paradigma dalam pembelajaran.

“Jika sebelum pandemi, guru mengajar di kelas sesuai dengan kurikulum dan murid mendengarkan dan belajar, maka dibutuhkan pendekatan berbeda agar murid bisa mengikuti pembelajaran dengan baik saat disampaikan secara daring,” katanya.

Hari Guru Nasional (HGN) tahun ini, kata dia, menjadi momentum yang tepat untuk merenungi pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang sedang terjadi di Indonesia.

“Dalam situasi ini, kita diajak untuk merenungi arti dan inti pendidikan, yaitu menempatkan siswa pada pusat pembelajaran. Student at the center of the learning,” tutupnya. (Arief)