Indragiri Hulu, (Inmas). Sabtu 30 Oktober 2021 awal pelaksanaan Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) MGMP MTs IPA Kabupaten Indragiri Hulu hingga 20 Nevember 2021, tempat di MTs N 1 Indragiri Hulu.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama kabupaten Indragiri Hulu, Hendriadi, S.Ag., M.Pd.I dengan didampingi Kepala MTs N 1 Inhu, Hendri Donal, S.Pd., M.Si; Pengawas MTs/MA Kankemenag Kab. Inhu selaku pembina MGMP MTs Kab. Inhu sekaligus merupakan TIK (Tim Inti Kabupaten), Dra. Hasanah; dan Fasilitator Daerah Literasi IPA Jenjang MTs, Sepada Asmarika Kadir, S.Pd merupakan guru di MTs N 1 Inhu, menyampaikan materi Toleransi Dalam Keberagaman.
Tujuh Program Prioritas Kementerian Agama saat ini, yakni Penguatan Moderasi Beragama; Kemandirian Pesantren; Revitalisasi KUA; Transformasi Digital; Cyber Islamic University, Religiousity Index; dan Tahun Toleransi.
Guru madrasah harus mampu membuat pembelajaran yang sesuai dengan kondisi peserta didik yang beragam/heterogen serta terhadap pengembangan potensi peserta didik secara adil dan proporsional. Guru madrasah harus menjadi living model sikap toleransi.
Implementasi penanaman nilai moderasi beragama kepada peserta didik tidak harus dituang dalam administrasi pembelajaran (RPP), namun guru wajib mengkondisikan suasana kelas dan melakukan pembiasaan yang memungkinkan terbentuknya budaya berfikir moderat dalam beragama serta menyampaikan pesan moral kepada peserta didik, ujar Kasi Penmad dalam pemaparan materinya.
Kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu disampaikan Kasi Penmad bahwasanya Kementerian Agama di dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan peningkatan mutu pembelajaran melalui peningkatan mutu guru, kepala madrasah dan tenaga kependidikan di madrasah.
Peningkatan mutu guru, kepala madrasah dan tenaga kependidikan di madrasah dilaksanakan melalui skema Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Guru, Kepala Madrasah, dan Tenaga Kependidikan Madrasah yang dilaksanakan melalui implementasi proyek Realizing Education’s Promise: Support to Indonesia’s Ministry of Religious Affairs for Improved Quality of Education (Madrasah Education Quality Reform) – yang disingkat REP atau MEQR, yaitu sebuah program investasi SDM yang dikembangkan Kementerian Agama dengan sumber pendanaannya melalui Pinjaman Luar Negeri Bank Dunia (IBRD Loan No.8992-ID) dari tahun 2020 sampai dengan 2024.
Strategi peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan pada Direktorat GTK Madrasah, Kementerian Agama memutuskan untuk memperkuat peran KKG/ MGMP/ MGBK/ KKM/ POKJAWAS, dengan membangun komunitas belajar guru yang paling dekat dengan tempat kerja mereka (gugus) dalam upaya pengembangan keprofesian berkelanjutan.
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah pengembangan diri seseorang secara terus menerus dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang professional. Sepanjang karirnya guru dituntut untuk terus mengasah diri sebagai seorang pendidik professional yang adaftif dan inovatif.
Tujuan program PKB Guru untuk meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap Profesional Guru dalam mengemban tugas sebagai pendidik.
Selanjutnya Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MTs Tingkat Kab/Kota atau gabungan Kab/Kota untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam, ujar Kasi Penmad.(tulang)
KASI PENMAD BERI MATERI KEGIATAN WORKSHOP PKB MGMP MTs IPA KAB INHU
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Sabtu 30 Oktober 2021 awal pelaksanaan Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) MGMP MTs IPA Kabupaten Indragiri Hulu hingga 20 Nevember 2021, tempat di MTs N 1 Indragiri Hulu.Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama kabupaten Indragiri Hulu, H...