Kampar (Humas) – Pada apel pagi Kamis (15/2/2024), Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Dr.H.Husaini, M.Pd menjadi penerima apel dan dilaksanakan di Ruang Terbuka Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar.
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini kita sedang menghadapi pesta demokrasi. Baru saja kemarin Rabu (14/2/2024) seluruh masyarakat Indonesia menggunakan hak pilihnya dalam kontestasi pemilihan Presiden & Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten. Dan sebagai ASN, tentu dituntut untuk tetap menjaga kenetralan diantara sesama maupun dengan pihak eksternal lingkungan kerja.
“Saya berpesan, marilah kita sama-sama menjaga suasana hari-hari ke depan ini untuk kondusif. Sangat diharapkan kerjasama seluruh pegawai untuk tidak menunjukkan keberpihakan dengan ikut debat kusir, atau bahkan sekedar memberi penyataan-pernyataan tertentu baik didalam lingkungan kantor kita, maupun diluar saat berbaur dengan masyarakat” pesan Husaini.
Pemilu Damai yang menjadi tagar / hashtag dalam Pesta Demokrasi 2024 kali ini juga bukan tanpa alasan. Bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau penyelenggara negara, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh warga Indonesia.
Terkait netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara) artinya ASN harus terbebas dari intervensi-intervensi politik. Beberapa dasar-dasar hukum netralitas ASN juga telah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN, dalam Pasal 2 berbunyi : “Setiap pegawai ASN harus patuh pada asas netralitas dengan tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan tertentu”, dan PP Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri.
“Jagalah netralitas kita sebagai ASN dalam menyikapi Pemilu 2024 ini. Mari kita tunggu dan kita pantau proses penghitungan hingga hasil yang akan dikeluarkan oleh pihak penyelenggara pemilu” ungkap Husaini.
Sebagai penutup, Husaini juga berpesan kepada seluruh pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar untuk berhati-hati dalam memberikan komentar kepada calon legislatif disekitar lingkungan kita baik yang memiliki suara terbanyak ataupun sebaliknya. Karena kita tidak pernah tau bagaimana kondisi psikis mereka masing-masing pasca pencoblosan kemarin. Mari tetap kita pegang teguh netralitas ASN guna mencegah terjadinya konflik kepentingan. (Cicy/Fatmi/Agus)