Kampar ( Kemenag )-- Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Kampar, H. Masnur, S.Pd., M.Sy., secara resmi membuka Pelatihan Pemetaan Kompetensi dan Indikator dengan Insersi Kurikulum Berbasis Cinta yang digelar oleh MAN 4 Kampar bersama Kelompok Kerja Madrasah (KKM) se-KKM MAN 4 Kampar.
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, 7โ8 Juli 2025 ini, diikuti oleh kepala madrasah dan guru dari berbagai satuan pendidikan di lingkungan KKM.
Dalam sambutannya, H. Masnur menegaskan pentingnya pendekatan pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga afektif dan spiritual.
ย โKurikulum berbasis cinta adalah jawaban atas tantangan pendidikan masa kini. Kita tidak cukup hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tapi juga yang lembut hatinya, peduli, dan punya karakter. Itulah tujuan besar dari pendidikan madrasah,โ ujar H. Masnur dengan penuh semangat.
Ia juga menekankan bahwa pemetaan kompetensi dan indikator pembelajaran harus dilakukan secara serius dan berbasis nilai, agar proses belajar mengajar di madrasah tidak kehilangan ruh-nya sebagai lembaga pendidikan bernuansa religius dan humanis.
Selain membuka acara, H. Masnur juga berdialog langsung dengan peserta pelatihan, memberikan arahan teknis sekaligus motivasi kepada para guru untuk terus berinovasi dalam menyusun kurikulum yang berpihak pada perkembangan karakter siswa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag Kampar dalam mendorong kualitas pembelajaran yang transformatif di madrasah.
Kepala MAN 4 Kampar, Arjuniwati, S.Pd., M.Pd selaku tuan rumah, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kasi Penmad yang terus aktif mendukung inisiatif-inisiatif inovatif di madrasah.
Dengan semangat kolaborasi dan pembaruan, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya model pembelajaran berbasis cinta yang dapat diterapkan di seluruh madrasah se-Kabupaten Kampar. ( Fatmi /Cicy/Zpt )