Kampar ( Kemenag )--MTsN 7 Kampar menjadi tuan rumah kegiatan Sosialisasi Kurikulum Cinta, sebuah program strategis Kementerian Agama yang bertujuan menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan akhlak mulia dalam sistem pendidikan madrasah., Rabu, 4/6/2025
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Kabupaten Kampar, dengan dukungan penuh dari Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Riau. Acara berlangsung khidmat sejak pagi, diawali dengan pembukaan oleh Tri Almunawwaro sebagai protokol dan pembacaan doa oleh Ustaz Deni.
Kepala MTsN 7 Kampar, Deplianti, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada MTsN 7 Kampar sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kurikulum yang tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga menyentuh sisi emosional dan spiritual siswa.
Sorotan utama kegiatan ini adalah penyampaian materi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Kampar, Bapak Masnur, M.Sy., yang menjelaskan secara mendalam tentang makna, tujuan, dan implementasi Kurikulum Cinta. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa madrasah harus menjadi ruang aman dan hangat bagi tumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan.
โMadrasah harus menjadi tempat tumbuhnya cinta: cinta ilmu, cinta sesama, dan cinta kepada Allah. Kurikulum ini hadir sebagai panduan untuk para guru agar mendidik dengan hati dan menanamkan akhlak mulia sejak dini,โ ujar Masnur dengan penuh semangat
Menurutnya, Kurikulum Cinta merupakan jawaban atas tantangan pendidikan modern yang sering kali kehilangan sentuhan batin. Melalui pendekatan ini, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing jiwa.
Turut hadir Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Dr. H. Jisman, M.A., yang memberikan arahan strategis dan memperkuat pentingnya transformasi pendidikan madrasah melalui kurikulum berbasis nilai kasih dan kepedulian.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, berbagi praktik baik antar guru, serta penyerahan simbolis modul Kurikulum Cinta kepada perwakilan guru dan kepala madrasah. Suasana berlangsung penuh antusiasme dan harapan baru.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh madrasah di Kabupaten Kampar dapat mulai mengimplementasikan Kurikulum Cinta secara bertahap, sebagai ikhtiar bersama mewujudkan generasi yang cerdas, berakhlak,dan berjiwa kasih. Pungkas Masnur ( Fatmi/Cicy/Ags)