0 menit baca 0 %

Kasi Penmad Kemenag Kampar Buka Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka berbasis cinta di MA Assyafi’iyah Air Tiris

Ringkasan: Kampar (Humas) Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, H. Masnur, S.Pd., M.Sy., secara resmi membuka kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Deep Learning di MA Assyafi iyah Air Tiris, Kecamatan Kampar, Rabu (08/10/20...

Kampar (Humas) – Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, H. Masnur, S.Pd., M.Sy., secara resmi membuka kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Deep Learning di MA Assyafi’iyah Air Tiris, Kecamatan Kampar, Rabu (08/10/2025).


Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 8 hingga 9 Oktober 2025, di gedung lantai 2 MA Assyafi'iyah dan diikuti oleh 12 orang guru MA Assyafi’iyah dari berbagai mata pelajaran. Workshop ini menghadirkan Indra Munir, guru senior MAN 2 Kampar, sebagai narasumber utama.


Dalam sambutannya, Kasi Penmad H. Masnur menyampaikan apresiasi kepada pihak madrasah yang telah berinisiatif menyelenggarakan workshop ini. Menurutnya, implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah membutuhkan kesiapan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang relevan, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.


> “Guru madrasah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Melalui workshop ini, diharapkan guru dapat menguasai konsep kurikulum merdeka, sekaligus menyusun perangkat pembelajaran berbasis deep learning agar pembelajaran lebih bermakna bagi siswa,” ujar Masnur.


Sementara itu, narasumber Indra Munir memaparkan materi seputar strategi pembelajaran inovatif, penguatan profil pelajar Pancasila, serta penerapan pendekatan deep learning dalam proses belajar mengajar.


Kegiatan ini mendapat respon positif dari para guru peserta. Mereka mengaku terbantu dengan pendampingan langsung dalam menyusun perangkat pembelajaran sesuai dengan tuntutan kurikulum terbaru.


Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan guru-guru MA Assyafi’iyah semakin siap mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara optimal, serta mampu mencetak generasi madrasah yang berkarakter, cerdas, dan berdaya saing. (Zaipul)